Skip to main content

Posts

Lapisan Es Dangkal di Mars Bisa Membantu Astronot Masa Depan

Para ilmuwan melaporkan lapisan es tipis dangkal di Mars hanya sedalam 1-2 meter dari permukaan tanah yang bisa membantu para astronot masa depan membangun pemukiman. Es tipis yang terpapar di lereng curam juga dapat membantu mengungkapkan sejarah iklim Planet Merah.

Lapisan es tipis adalah sebuah kabar baik bagi para penjelajah Planet Merah masa depan yang berharap untuk menggunakan air tersebut untuk diminum atau untuk menciptakan oksigen untuk bernafas atau untuk membuat hidrogen sebagai bahan bakar pesawat ruang angkasa.


"Apa yang baru dan menarik di sini adalah lapisan es hanya terpendam dangkal," kata Colin Dundas, planetolog di U.S. Geological Survey di Flagstaff, Arizona.

Dundas dan rekan menggunakan satelit Mars Reconnaissance Orbiter untuk mengamati delapan wilayah di mana lereng curam disebut scarps mengungkapkan es. Pada tahun 2008, lander Phoenix Mars mengungkap es di dekat kutub utara, tapi laporan baru lebih dekat ke khatulistiwa pada sekitar 55 lintang utara …
Recent posts

Gelombang Otak Konfirmasi Peran Improvisasi Jazz Dalam Kreativitas

Improvisasi musik jazz dinilai tinggi pada kreativitas dimana musisi yang dilatih untuk berimprovisasi merespons lebih cepat akord yang tidak biasa dan menunjukkan kreativitas yang lebih kuat dibanding musisi yang lain. Para peneliti melaporkan otak musisi jazz dengan cepat membuat kejutan improvisasi.

Improvisasi memberi dorongan bagi seniman jazz untuk tidak tampil di kalangan musisi yang cenderung mengikuti nilai. Emily Przysinda dan tim di Wesleyan University di Middletown mengukur kemampuan kreatif 12 musisi jazz, 12 musisi klasik dan 12 nonmusisi.


Para peneliti pertama-tama mengajukan tantangan kreativitas kepada mereka seperti mencantumkan setiap kemungkinan penggunaan klip notasi. Sukarelawan kemudian mendengarkan tiga jenis progresi akord yang berbeda dimana tim peneliti mencatat gelombang otak menggunakan electroencephalogram.

Musisi jazz lebih dari sekedar musisi biasa, lebih menyukai riff yang tak terduga yang dikonversi oleh gelombang otak. Selain itu respons saraf improv…

Capit Udang Secepat Kilat Menciptakan Gelombang Kejut

Udang menutup capit sangat cepat yang membuat gelombang kejut. Beberapa lusin spesies berukuran kurang dari 10cm tampak seperti bodoh, tapi gunting secepat kilat menutup sehingga suara lebih nyaring dari senapan dan menciptakan gelombang kejut yang membuat ikan, cacing, dan mangsa lainnya terhuyung.

Para ilmuwan telah bertanya-tanya bagaiman langkah-langkah misterius evolusioner gerakan sederhana berubah menjadi mekanika ultrafast. Sebuah tim meneliti dengan cermat anatomi capit dari 114 spesies udang, termasuk beberapa spesies yang memiliki gertakan terkenal.


Laporan di Current Biology menunjukkan menemukan dua jenis capit baru yang belum diketahui sains. Sambungan slip sederhana di banyak pisau tajam di mana punggung bukit kecil membantu menahan cakar terbuka sampai tekanan cukup untuk bersiap menutup lebih cepat dari biasanya.

Jenis kedua adalah versi modifikasi lebih lanjut yang memiliki arah miring di mana punggung sepenuhnya ke arah terbuka yang memungkinkan gertakan untuk memba…

Massa Lubang Hitam Sentral Berkolerasi Dengan Sejarah Pembentukan Bintang

Lubang hitam supermasif membentuk formasi bintang di galaksi-galaksi besar dimana para astronom menemukan korelasi yang erat antara massa lubang hitam di pusat galaksi dan sejarah pembentukan bintang. Galaksi muda berkobar dengan bintang baru cerah terbentuk cepat, namun formasi meredup saat galaksi berkembang.

Laporan baru di Nature menunjukkan massa lubang hitam di pusat galaksi menentukan seberapa cepat "pendinginan" bintang ini terjadi. Setiap galaksi besar memiliki lubang hitam supermasif lebih dari satu juta kali matahari untuk membantuk efek gravitasi pada bintang galaksi dan kadang menyalakan active galactic nucleus (AGN).


Sebuah teori selama beberapa dekade mengatakan energi yang mengalir ke galaksi dari inti galaksi aktif akan mematikan formasi bintang dengan memanaskan dan menghilangkan gas yang kemudian mengembun menjadi bintang saat dingin. Tapi bukti observasi mengenai hubungan lubang hitam supermasif dan formasi bintang tidak memadai.

"Kami telah menghubu…

Shringasaurus indicus, Reptil Bertanduk Gondwana di Awal Trias

Pasca kepunahan massal terbesar dalam sejarah geologi bumi di akhir permian dimana evolusi selama periode Trias seperti seorang remaja yang baru saja meninggalkan rumah untuk pertama kali untuk melakukan eksperimental liar dan kombinasi aneh tidak pernah diulang sebagaimana Shringasaurus indicus di India.

Para peneliti di Indian Statistical Institute di Kolkata menemukan spesimen reptil bertanduk dating 245 juta tahun di awal Middle Triassic dari cekungan Satpura Gondwana di Madhya Pradesh. Genus baru dan diberi nama S. indicus tercakup dalam Allokotosauria yang muncul di Trias Awal atau Tengah dan punah mendekati Trias akhir sekitar 200 juta tahun lalu.


Tidak seperti reptil Trias lainnya seperti archosauromorphs yang mencakup buaya, dinosaurus dan keturunan mereka, burung dan nenek moyang mereka. S. indicus panjang 3-4 meter, tinggi panggul 1,25-1,50 meter, dan memiliki leher relatif panjang dan kepala kecil.

Tulang rusuk lebih besar, gigi daun dengan tangkai kecil menunjuk bahwa rep…