Skip to main content

Gelombang Otak Konfirmasi Peran Improvisasi Jazz Dalam Kreativitas

Improvisasi musik jazz dinilai tinggi pada kreativitas dimana musisi yang dilatih untuk berimprovisasi merespons lebih cepat akord yang tidak biasa dan menunjukkan kreativitas yang lebih kuat dibanding musisi yang lain. Para peneliti melaporkan otak musisi jazz dengan cepat membuat kejutan improvisasi.

Improvisasi memberi dorongan bagi seniman jazz untuk tidak tampil di kalangan musisi yang cenderung mengikuti nilai. Emily Przysinda dan tim di Wesleyan University di Middletown mengukur kemampuan kreatif 12 musisi jazz, 12 musisi klasik dan 12 nonmusisi.

Laporan Penelitian Gelombang Otak Konfirmasi Peran Improvisasi Jazz Dalam Kreativitas

Para peneliti pertama-tama mengajukan tantangan kreativitas kepada mereka seperti mencantumkan setiap kemungkinan penggunaan klip notasi. Sukarelawan kemudian mendengarkan tiga jenis progresi akord yang berbeda dimana tim peneliti mencatat gelombang otak menggunakan electroencephalogram.

Musisi jazz lebih dari sekedar musisi biasa, lebih menyukai riff yang tak terduga yang dikonversi oleh gelombang otak. Selain itu respons saraf improvisasi lebih cepat dan lebih kuat dimana mereka lebih terbiasa dengan musik yang tidak biasa dan segera asik terlibat.

Respons mencolok para musisi jazz terhadap akord yang tak terduga mencerminkan pemikiran out-of-the-box tentang tantangan kreativitas. Para ilmuwan mengatakan pelatihan untuk menerima hal yang tak terduga di bidang keahlian tertentu dapat meningkatkan kreativitas secara umum.

Jurnal : Emily Przysinda et al. Jazz musicians reveal role of expectancy in human creativity, Brain and Cognition, December 2017, DOI:10.1016/j.bandc.2017.09.008

Comments