Skip to main content

Massa Lubang Hitam Sentral Berkolerasi Dengan Sejarah Pembentukan Bintang

Lubang hitam supermasif membentuk formasi bintang di galaksi-galaksi besar dimana para astronom menemukan korelasi yang erat antara massa lubang hitam di pusat galaksi dan sejarah pembentukan bintang. Galaksi muda berkobar dengan bintang baru cerah terbentuk cepat, namun formasi meredup saat galaksi berkembang.

Laporan baru di Nature menunjukkan massa lubang hitam di pusat galaksi menentukan seberapa cepat "pendinginan" bintang ini terjadi. Setiap galaksi besar memiliki lubang hitam supermasif lebih dari satu juta kali matahari untuk membantuk efek gravitasi pada bintang galaksi dan kadang menyalakan active galactic nucleus (AGN).

Laporan Penelitian Massa Lubang Hitam Sentral Berkolerasi Dengan Sejarah Pembentukan Bintang

Sebuah teori selama beberapa dekade mengatakan energi yang mengalir ke galaksi dari inti galaksi aktif akan mematikan formasi bintang dengan memanaskan dan menghilangkan gas yang kemudian mengembun menjadi bintang saat dingin. Tapi bukti observasi mengenai hubungan lubang hitam supermasif dan formasi bintang tidak memadai.

"Kami telah menghubungi umpan balik untuk membuat simulasi bekerja. Ini adalah bukti observasi langsung pertama dimana kita bisa melihat efek dari lubang hitam pada sejarah pembentukan bintang galaksi," kata Jean Brodie, astrofisikawan di UC Santa Cruz.

Jurnal : Ignacio Martín-Navarro et al. Black-hole-regulated star formation in massive galaxies, Nature, 01 January 2018, DOI:10.1038/nature24999

Comments

Popular

Mathematician Michael Atiyah Claims a Simple Proof for Riemann Hypothesis

New Insight for Surface Chemistries in Ultra-thin Self-assembled Monolayers Modified High-voltage Spinel Cathodes

China Fines Company for Illegal Human Rabies Vaccine Production

Humanitarians see surge in climate-related disasters

Canada Makes Final Preparations Before Cannabis Becomes Legal