Skip to main content

Planet Kerdil Haumea Memiliki Cincin

Planet kerdil Haumea memiliki cincin. Planet yang berputar hula-hoop di porosnya menjadi objek pertama di luar orbit Neptunus dalam sistem tata surya yang diketahui memiliki puing-puing di sekelilinginya. Para peneliti menemukan partikel di sekitar planet berbentuk telur sebagai sebuah cincin planet.

Laporan Penelitian Planet Kerdil Haumea Memiliki Cincin

"Sekarang tampak bahwa cincin adalah umum di tata surya bagian luar," kata Jose-Luis Ortiz, astronom Institute of Astrophysics of Andalusia di Granada, Spanyol.

Haumea atau minor-planet 136108 Haumea adalah planet kerdil yang berada di luar orbit Neptunus. Ditemukan pada tahun 2004 oleh sebuah tim yang dipimpin oleh Mike Brown dari Caltech di Observatorium Palomar dan secara independen pada tahun 2005 oleh Ortiz Moreno di Observatorium Sierra Nevada di Spanyol.

Ortiz dan rekan pada tanggal 21 Januari lalu menggunakan 12 teleskop di 10 observatorium untuk mengintip Sabuk Kuiper. Wilayah benda-benda dingin di luar orbit Neptunus dan melihat Haumea memblokir cahaya bintang jauh. Gerhana mungil memungkin tim mengukur ukuran, bentuk, dan lingkungan lebih akurat.

Haumea ternyata lebih besar dimana poros yang panjang membentang setidaknya 2.322 kilometer dan kurang padat dari teori sebelumnya. Para peneliti juga melihat bintang latar belakang berkedip-kedip dimana cahaya diblokir oleh cincin dengan sepanjang 70 kilometer pada sekitar 1.000 kilometer Haumea.

Cincin mungkin terbuat dari batu dan es. Bisa jadi puing-puing ditendang oleh dampak dari batuan ruang angkasa kecil atau bahkan oleh rontokan Haumea sendiri yang berputar. Planet berputar sangat cepat dan menyelesaikan rotasi setiap 3,9 jam sekali.

Sampai saat ini empat planet raksasa yaitu Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus adalah objek tata surya yang diketahui memiliki cincin. Kemudian pada tahun 2014 dan 2015 para astronom melihat cincin di sekitar planetoid kecil 10199 Chariklo dan 2060 Chiron.

Chariklo dan Chiron dikenal sebagai centaurus yaitu benda-benda yang melintasi orbit Jupiter dan Neptunus. Beberapa astronom berspekulasi Sabuk Kuiper mengganggu cincin di sekitar centaur. Cincin Haumea menunjukkan struktur terbentuk dan bertahan di pinggiran sistem tata surya.

Jurnal : J. L. Ortiz et al. The size, shape, density and ring of the dwarf planet Haumea from a stellar occultation, Nature, 11 October 2017, DOI:10.1038/nature24051

Comments

Populer

DNA Memecahkan Misteri Bagaimana Mumi Terkait Satu Sama Lain

DNA memecahkan misteri bagaimana mumi-mumi terkait satu sama lain dimana sepasang mumi Mesir kuno yang dikenal lebih dari satu abad sebagai dua saudara sebenarnya adalah saudara tirinya. Kedua pria berpangkat tinggi tersebut memiliki seorang ibu, namun ayah yang berbeda.

Para arkeolog mengatakan sebuah jawaban tentang keluarga yang teredam dan terungkap berkat keberhasilan dua jenis DNA dari gigi mumi. Laporaan di Journal of Archaeological Science menyoroti pentingnya garis keturunan ibu dalam menganalisis orang-orang Mesis kuno.


Pertanyaan telah berputar-putar tentang latar belakang biologis dua mumi pria sejak ditemukan bersama di sebuah makam di dekat desa Rifeh pada tahun 1907. Makam berasal dari Dinasti ke-12 Mesir kuno antara tahun 1985 SM hingga 1773 SM. Prasasti peti mati menyebutkan seorang wanita, Khnum-Aa, sebagai ibu kedua pria tersebut.

Kedua mumi digambarkan sebagai putra gubernur lokal yang tidak disebutkan namanya. Tetap tidak jelas apakah prasasti tersebut merujuk pad…

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.

Fosil Gua Misliya di Israel adalah Manusia Modern Tertua di Luar Afrika

Sebuah rahang mendorong keberangkatan manusia dari Afrika kembali pada waktunya dimana fosil ditemukan di gua Israel setidaknya berdating 177.000 tahun. Sebuah tulang di Israel saat manusia modern meninggalkan Afrika memberi pesan eksodus kuno dimulai lebih awal dari apa yang diteorikan selama ini.

Gua Misliya di Gunung Carmel di Israel menghasilkan rahang parsial Homo sapiens dengan perkiraan dating pada 177.000 hingga 194.000 tahun yang menunjukkan manusia modern bisa saja meninggalkan Afrika dan mencapai Timur Tengah sekitar 60.000 tahun lebih awal dari perkirakan sebelumnya.


Sampai sekarang fosil H. sapiens tertua yang diketahui di luar Afrika ditemukan di Gua Skhul dan Qafzeh di Israel berdating pada 90.000 dan 120.000 tahun, tetapi temuan baru mengisaratkan manusia meninggalkan Afrika sekitar 300.000 tahun lalu dan mencapai Timur Tengah lebih dari 200.000 tahun lalu

"Rahang Misliya memberikan bukti paling jelas nenek moyang kita pertama kali pindah dari Afrika jauh lebih aw…

Nenek Moyang Salamander Meregenerasi Anggota Badan

Penelitian ~ Nenek moyang salamander meregenerasi tungkai, fosil amfibi kuno menunjukkan tanda tangan mekanisme penggantian embel-embel sejauh era Permian.

Leucoraja erinacea Mengungkap Evolusi Kaki 420 Juta Tahun Lalu

Sirkuit saraf untuk berjalan jauh mungkin telah berevolusi pada ikan purba sejak 420 juta tahun lalu. Sirip Leucoraja erinacea dibangun untuk berjalan dan itulah yang dilakukan ikan berkat konstruksi kabel yang berevolusi jauh sebelum vertebrata air menginjakkan kaki di darat.

Lengan kecil menggunakan dua sirip seperti kaki di bagian bawah untuk bergerak di sepanjang dasar laut. Langkah kiri dan kanan didukung oleh otot yang meregang dan memanjang dimana pergerakan terlihat sangat mirip dengan banyak hewan darat. Karya pertama adalah melihat asal mula sirkuit saraf yang dibutuhkan untuk berjalan.


Para ilmuwan menggunakan tes genetik dan melaporkan temuan ke Cell untuk menunjukkan mengapa kaki kecil di air dan vertebrata darat berbagi blueprint genetik yang sama untuk pengembangan sel saraf yang dibutuhkan untuk gerakan anggota badan sebagai sejarah alam yang sangat penting.

"Neuron penting bagi kita untuk berjalan berawal dari spesies ikan purba," kata Jeremy Dasen, neurosie…