Skip to main content

Teknik CRISPR-Cas9 Menciptakan Babi Rendah Lemak

Para ilmuwan China memasukkan gen tikus ke dalam babi untuk menciptakan 12 anak babi rendah lemak. Tim peneliti di Chinese Academy of Sciences menggunakan teknik CRISPR-Cas9 untuk mengedit gen pengatur suhu tubuh dengan membakar lemak untuk menciptakan daging babi rendah lemak.

Laporan Penelitian Teknik CRISPR-Cas9 Menciptakan Babi Rendah Lemak

Daging babi adalah menu paling favorit di dunia dan industri pangan ini memiliki nilai ekonomi triliunan dolar per tahun. Para ilmuwan di Beijing melaporkan telah berhasil menginput gen tikus menggunakan teknik CRISPR-Cas9 untuk menciptakan selusin anak babi tahan dingin dan rendah lemak.

Babi secara alami tidak memiliki gen UPC1 untuk membantu mengatur suhu tubuh. Jianguo Zhao, biolog Chinese Academy of Sciences, dan tim mengambil versi UPC1 dari tikus dan memasukkannya ke dalam embrio babi yang kemudian diimplan ke 13 babi betina. Tiga dari mereka melahirkan 12 bayi.

"Selama ini menjadi masalah besar bagi industri babi. Sekarang babi bisa menjaga suhu tubuh sendiri jauh lebih baik, yang berarti mereka bisa bertahan lebih baik dalam cuaca dingin," kata Zhao.

Saat ini peternak harus mengeluarkan banyak uang untuk alat pemanasan ruangan dan pakan tambahan untuk membantu babi tetap hangat dalam cuaca dingin. Aplikasi ini suatu hari nanti membantu peternak menghemat jutaan dolar biaya produksi daging babi.

Zhao mengatakan babi rekayasa dapat mengendalikan suhu tubuh lebih efisien sehingga biaya produksi lebih murah. Masih belum diketahui perbedaan babi rendah lemak dengan rekan-rekan mereka yang masih alami, tetapi daging akan lebih ramping karena semakin sedikit lemak yang terkandung.

"Jenis babi yang kami gunakan dalam penelitian ini terkenal dengan kualitas dagingnya, kami berasumsi modifikasi genetik tidak akan mempengaruhi rasa daging," kata Zhao.

Manusia di planet bumi diproyeksi mencapai 10 miliar pada tahun 2050 dan teknologi harus menemukan cara dengan menggunakan rekayasa genetik modern untuk membantu manusia meningkatkan pasokan makanan untuk mengisi jumlah perut yang terus bertambah.

Jurnal : Qiantao Zheng et al. Reconstitution of UCP1 using CRISPR/Cas9 in the white adipose tissue of pigs decreases fat deposition and improves thermogenic capacity, Proceedings of the National Academy of Sciences, October 23, 2017, DOI:10.1073/pnas.1707853114

Comments