Skip to main content

Pasukan Robot Melakukan Konfigurasi Mandiri

Robot modular self-reconfiguring bergabung, membagi dan bahkan menyembuhkan diri sendiri sambil tetap mempertahankan kontrol sensorimotor. Para peneliti di Université libre de Bruxelles membangun robot yang berpotensi untuk memproduksi robot yang dapat mengubah ukuran, bentuk dan fungsi secara mandiri.

Laporan Penelitian Pasukan Robot Melakukan Konfigurasi Mandiri

Tim peneliti di Université libre de Bruxelles mengambangkan robot-robot yang dikendalikan oleh sistem saraf di mana sensor yang fleksibil dan adaptif. Pasukan robot modular terdiri dari beberapa unit yang dapat membentuk sebagai bentuk kolektif dan saling koordinasi.

Marco Dorigo dan rekan merancang robot-robot yang dapat menyesuaikan tubuh dengan membelah dan menggabungkan diri menjadi entitas robot independen baru. Perangkat otonom memilih bentuk dan ukuran yang tepat sebagai respons terhadap tugas atau lingkungan.



Sistem saraf robotik juga bisa berpisah dan bergabung untuk mempertahankan kontrol sensorimotor. Robot-robot ini bahkan bisa menyembuhkan diri dengan mengeluarkan atau mengganti bagian yang tidak berfungsi, termasuk unit otak yang tidak berfungsi.

Tim melaporkan ke Nature Communications. Dorigo mengatakan di masa depan robot tidak akan lagi dirancang dan dibangun untuk tugas tertentu dan produksi sebuah robot dapat menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan tugas-tugas yang sama sekali baru.

Jurnal : Nithin Mathews et al. Mergeable nervous systems for robots, Nature Communications, 12 September 2017, DOI:10.1038/s41467-017-00109-2

Comments

Populer

DNA Memecahkan Misteri Bagaimana Mumi Terkait Satu Sama Lain

DNA memecahkan misteri bagaimana mumi-mumi terkait satu sama lain dimana sepasang mumi Mesir kuno yang dikenal lebih dari satu abad sebagai dua saudara sebenarnya adalah saudara tirinya. Kedua pria berpangkat tinggi tersebut memiliki seorang ibu, namun ayah yang berbeda.

Para arkeolog mengatakan sebuah jawaban tentang keluarga yang teredam dan terungkap berkat keberhasilan dua jenis DNA dari gigi mumi. Laporaan di Journal of Archaeological Science menyoroti pentingnya garis keturunan ibu dalam menganalisis orang-orang Mesis kuno.


Pertanyaan telah berputar-putar tentang latar belakang biologis dua mumi pria sejak ditemukan bersama di sebuah makam di dekat desa Rifeh pada tahun 1907. Makam berasal dari Dinasti ke-12 Mesir kuno antara tahun 1985 SM hingga 1773 SM. Prasasti peti mati menyebutkan seorang wanita, Khnum-Aa, sebagai ibu kedua pria tersebut.

Kedua mumi digambarkan sebagai putra gubernur lokal yang tidak disebutkan namanya. Tetap tidak jelas apakah prasasti tersebut merujuk pad…

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.

Moratorium Laut Internasional Untungkan Nelayan Pesisir

www.LaporanPenelitian.com - Larangan penangkapan ikan di laut lepas dapat meningkatkan hasil tangkapan global menjadi lebih adil.

Fosil Gua Misliya di Israel adalah Manusia Modern Tertua di Luar Afrika

Sebuah rahang mendorong keberangkatan manusia dari Afrika kembali pada waktunya dimana fosil ditemukan di gua Israel setidaknya berdating 177.000 tahun. Sebuah tulang di Israel saat manusia modern meninggalkan Afrika memberi pesan eksodus kuno dimulai lebih awal dari apa yang diteorikan selama ini.

Gua Misliya di Gunung Carmel di Israel menghasilkan rahang parsial Homo sapiens dengan perkiraan dating pada 177.000 hingga 194.000 tahun yang menunjukkan manusia modern bisa saja meninggalkan Afrika dan mencapai Timur Tengah sekitar 60.000 tahun lebih awal dari perkirakan sebelumnya.


Sampai sekarang fosil H. sapiens tertua yang diketahui di luar Afrika ditemukan di Gua Skhul dan Qafzeh di Israel berdating pada 90.000 dan 120.000 tahun, tetapi temuan baru mengisaratkan manusia meninggalkan Afrika sekitar 300.000 tahun lalu dan mencapai Timur Tengah lebih dari 200.000 tahun lalu

"Rahang Misliya memberikan bukti paling jelas nenek moyang kita pertama kali pindah dari Afrika jauh lebih aw…

Nenek Moyang Salamander Meregenerasi Anggota Badan

Penelitian ~ Nenek moyang salamander meregenerasi tungkai, fosil amfibi kuno menunjukkan tanda tangan mekanisme penggantian embel-embel sejauh era Permian.