Skip to main content

Peneliti Merekonstruksi Bunga Pertama di Bumi

Gambar baru bunga pertama di dunia telah diterbitkan. Tim peneliti internasional dalam proyek eFLOWER merekonstruksi apa yang mungkin dimiliki oleh nenek moyang bunga angiosperma langsung di bumi. Rekonstruksi organ seks dan petallike memberikan petunjuk oenting bagaimana asal-usul bunga purba.

Laporan Penelitian Peneliti Merekonstruksi Bunga Pertama di Bumi

Pandangan tentang bunga paling awal baru saja mekar. Sebuah rekonstruksi baru paling rinci menunjukkan bunga biseksual dengan lebih dari lima organ reproduksi wanita atau carpels dan lebih dari 10 organ reproduksi laki-laki atau stamen. Struktur petallike dikelompokkan dalam tiga set mengelilingi organ seks.

Angiosperma mengisi akun 90 persen tumbuhan di seluruh dunia dengan setidaknya 300.000 spesies. Sejauh ini adalah kelompok tanaman yang paling beragam di planet bumi. Mereka mencakup hampir semua spesies yang digunakan oleh hewan untuk makanan, obat-obatan, dan banyak keperluan lainnya.

Tapi, tanaman berbunga hanya muncul sekitar 140 juta tahun lalu atau cukup terlambat dalam evolusi tanaman menjelang akhir pemerintahan dinosaurus. Sejak itu mereka telah melakukan diversifikasi secara spektakuler, namun tidak ada yang tahu persis bagaimana ini terjadi.

LaporanPenelitian.com Peneliti Merekonstruksi Bunga Pertama di Bumi

Para ilmuwan mengira mereka berevolusi dari nenek moyang yang sama dan hidup sekitar 140 juta tahun lalu. Tapi terbukti sulit untuk merekonstruksi struktur mekar keindahan kuno tersebut karena begitu sedikit fosil yang ditemukan.

Hervé Sauquet, ekolog Université Paris-Sud di Orsay, Prancis, dan rekan menggabungkan model evolusi bunga dengan database fitur 792 spesies tanaman berbunga dan data rekaman fosil. Gambar baru menunjukkan beberapa bunga kehilangan biseksualitas mereka seiring berjalannya waktu.

Bunga modern juga kehilangan sebagian dari whorls yaitu lapisan konsentris dari bagian bunga yang berbeda. Pada beberapa bunga, whorls setidaknya empat sampai dua kelopak dan struktur seperti daun di dasar mekar, serta satu hingga benang dalam bulatan.

Jurnal : Hervé Sauquet et al. The ancestral flower of angiosperms and its early diversification, Nature Communications, 01 August 2017, DOI:10.1038/ncomms16047
Redaksi laporanpenelitian.com menerima kiriman tulisan dari siapa saja. Info lanjut kunjungi tautan ini.

Comments