Skip to main content

Pulsa Sinar X Berlangsung Dalam 53 attodetik

Pulsa laser berlangsung dalam 53 attodetik. Sebuah ilmuwan internasional dipimpin Zenghu Chang, fisikawan dari University of Central Florida, menghasilkan pulsa laser terpendek yaitu lampu sinar X dalam 53-attodetik yang bisa membuka jendela dunia subatomik semakin jelas untuk memfilmkan gerakan atom dan molekul.

Laporan Penelitian Pulsa Sinar X Berlangsung Dalam 53 attodetik

Pulsa attodetik pertama kali didemostrasikan pada tahun 2001. Sejak saat itu para ilmuwan di seluruh dunia berusaha membuat durasi lebih pendek karena bisa diimplemetasikan pada kamera berkecepatan tinggi untuk memahami dunia subatomik.

Teknologi foton attodetik dapat merekam video gerak lambat gerakan peluru dimana pulsa cahaya attodetik memungkinkan ilmuwan menangkap gambar elektron yang bergerak cepat dari atom dan molekul dengan ketajaman yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Pulsa baru mencapai daerah spektral yang penting disebut 'jendela air' di mana atom karbon menyerap dengan kuat," kata Chang et al.

Rekaman sebelumnya adalah 67 atodetik pada sinar UV ekstrem yang ditetapkan pada tahun 2012 oleh tim yang sama. Chang dan rekan sekarang menunjukkan tidak hanya durasi yang lebih pendek, tapi juga dalam panjang gelombang.

"Sinar X lembut seperti attodetik dapat digunakan untuk memotret video gerak lambat elektron dan atom molekul dalam sel hidup, misalnya, meningkatkan efisiensi panel surya dengan memahami lebih baik bagaimana fotosintesis bekerja," kata Chang.

"Sinar-X berinteraksi dengan elektron yang terikat dalam materi dan dapat mengungkapkan elektron dalam atom, memberikan cara lain untuk mempelajari proses cepat pada material dengan kekhasan unsur kimia," kata Chang.

"Kemampuan itu sangat berharga bagi pengembangan logika dan chip memori generasi mendatang untuk ponsel dan komputer yang seribu kali lebih cepat dibanding teknologi saat ini," kata Chang.

Jurnal : Jie Li et al. 53-attosecond X-ray pulses reach the carbon K-edge, Nature Communications, 04 August 2017, DOI:10.1038/s41467-017-00321-0
Redaksi laporanpenelitian.com menerima kiriman tulisan dari siapa saja. Info lanjut kunjungi tautan ini.

Comments