Skip to main content

Homo naledi Makan Umbi-umbian Berpasir

Para ilmuwan semakin dalam membuka seluk beluk makanan Homo naledi, enamel yang terkelupas menunjukkan makanan spesies manusia kuno berasal dari kotoran. Fosil mirip manusia mengungkapkan sebuah rencana tubuh yang aneh dan sekarang gigi berlubang berbicara lebih jauh tentang pola diet yang sangat keras.

Laporan Penelitian Homo naledi Makan Umbi-umbian Berpasir

H. naledi memiliki gigi aus lebih tinggi dibanding anggota keluarga evolusioner manusia lainnya yang pernah menempati wilayah yang sama di Afrika Selatan. Kerusakan gigi semacam ini akibat sering menggigit dan mengunyah benda keras, seperti umbi mentah dan pasir yang digali dari permukaan tanah.

"Diet yang mengandung makanan keras seperti kacang dan biji-bijian atau kontaminan seperti pasir, kemungkinan besar kebiasaan H. naledi," kata Ian Towle, antropolog Liverpool John Moores University di UK.

Sesuatu yang tidak biasa terjadi, analisis mikroskopis gigi H. naledi memberi petunjuk tentang apa yang dimakan oleh spesies ini. Grit dari tanah disekitarnya melapisi bagian tanaman yang kaya nutrisi dan bawah tanah, termasuk umbi dan akar-akaran.

Konsumsi secara teratur makanan tersebut menyebabkan jenis gigi berlunbang seperti milik H. naledi. Banyak hewan tidak dapat mengakses tanaman di bawah tanah ini, tapi primata dapat melakukan terutama jika mereka menggunakan tongkat untuk penggali.

Fosil H. naledi pertama kali ditemukan di Dinaledi Chamber di bawah tanah Afrika Selatan dan kemudian gua terdekat kedua. Sepupu manusia berasal dari spesies yang hidup 236.000 hingga 335.000 tahun lalu. Tubuh bagian bawah mirip manusia, tapi otak relatif kecil dan jari melengkung cocok untuk memanjat pohon.

Towle dan tim mempelajari 126 dari 156 gigi milik setidaknya 15 individu yang ditemukan di Kamar Dinaledi. Mengunyah benda kecil dan keras menyebabkan goresan pada gigi. Menggunakan daging menyebabkan kerusakan gigi depan, bukan gigi geraham seperti pada H. naledi.

Dua hominid Afrika Selatan yang hidup 1 juta dan 3 juta tahun lalu, Australopithecus africanus dan Paranthropus robustus, menunjukkan tingkat chipping gigi lebih sedikit dibanding H. naledi. Babun yang mengkonsumsi umbi-umbian dan buah memiliki kesamaan gigi dengan H. naledi.

Jurnal : Ian Towle et al. Behavioral inferences from the high levels of dental chipping in Homo naledi, American Journal of Physical Anthropology, DOI:10.1002/ajpa.23250

Comments