Skip to main content

Manusia Pertama Tiba di Australia 65.000 Tahun Lalu

Tinuku ~ Manusia pertama kali menetap di Australia sejak 65.000 tahun lalu. Perkakas, cat dan artefak lainnya yang digali dari tempat pemukiman batu kuno di Australia utara memberi kilasan baru kehidupan awal. Manusia pertama mungkin tiba di benua itu 65.000 tahun lalu atau 5.000 tahun lebih awal dari teori dan mereka membawa peralatan canggih.

Laporan Penelitian Manusia Pertama Tiba di Australia 65.000 Tahun Lalu

Para arkeolog menemukan tiga lapisan artifak yang berbeda di situs Madjedbebe sebagai tempat tinggal manusia tertua di Australia. Penggalian pada tahun 2012 hingga 2015 meliputi lapisan tertua dan terdalam berisi lebih dari 10.000 fragmen hasil karya manusia.

Remah-remah termasuk kepala kapak tertua di dunia yang dihias, alat pembuat penggilingan dan penggilingan biji tertua di Australia. Plot-plot batu mungkin ujung tombak, perapian dan sisa-sisa aktivitas manusia lainnya. Para ilmuwan melaporkan kesimpulan ke Nature.

Perkiraan sebelumnya tentang tempat tinggal manusia paling awal di Australia antara 47.000 hingga 60.000 tahun lalu berdasarkan artefak yang ditemukan di Madjedbebe pada tahun 1989. Tapi para arkeolog meragukan karena tidak ada deskripsi rinci artefak dan tidak jelas apakah artefak itu seumur sebagai sedimen sekitarnya.

Zenobia Jacobs, arkeolog University of Wollongong, dan tim mendating artefak terbaru lebih tepat di bawah tanah dan menerapkan metode Optically Stimulated Luminescence Dating yang disimulasikan secara optik untuk mengungkap saat terakhir sebutir mineral terpapar sinar matahari.

Seiring dengan dating radiokarbon pada sisa arang dari api buatan manusia, analisis ini menghasilkan perkiraan lebih tepat untuk umur sedimen yang mengelilingi artefak di berbagai kedalaman. Tes menunjukkan lapisan artefak terdalam antara 2,15 hingga 2,6 meter di bawah permukaan berkisar 53.000 sampai 65.000 tahun.

Temuan baru menegaskan manusia pertama kali menginjakkan kaki di Australia tepat 65.000 tahun lalu mungkin interpretasi data yang agak optimis karena artefak yang terkubur di pasir cenderung sedikit bergeser. Peneliti lain menyarankan perkiraan lebih konservatif kedatangan manusia antara 55.000 hingga 60.000 tahun lalu.

Dating baru ini dapat memberi wawasan saat manusia bermigrasi keluar dari Afrika dan pada gilirannya dapat membantu menentukan kapan manusia kawin silang dengan hominid kuno di benua lain seperti Homo neanderthalensis di Eropa dan Denisovans di Asia yang berbagi DNA dengan Homo sapiens.

Jurnal : Chris Clarkson et al. Human occupation of northern Australia by 65,000 years ago, Nature, 19 July 2017, DOI:10.1038/nature22968
Redaksi laporanpenelitian.com menerima kiriman tulisan dari siapa saja. Info lanjut kunjungi tautan ini.

Comments