Skip to main content

Kejutan Listrik Awan dengan Laser Potensi Manipulasi Iklim Bumi

Penelitian ~ Kejutan listrik awan dengan laser bisa memecah suhu planet. Teknologi masa depan memungkinkan manipulasi kristal es untuk mengubah iklim Bumi.

Ledakan Laser mungkin bisa mengubah termostat Bumi dengan menghancurkan kristal es yang ditemukan di awan cirrus. Teknik baru bisa mengatasi pemanasan global dengan memaksa awan untuk memantulkan lebih banyak sinar Matahari kembali ke angkasa.

Para ilmuwan menyuntikkan tetes air ke dalam ruang dingin yang meniru kondisi dingin di atmosfer tinggi di mana awan cirrus tipis membekukan air menjadi partikel es bulat kemudian dengan waktu singkat dan intens menembak dengan sinar laser.

Ketika laser memukul partikel es dengan bentuk plasma ultra panas di pusatnya menghasilkan gelombang kejut yang menghancurkan partikel terpisah dan menguapkan banyak es. Uap air berlebih yang tersisa kemudian mengembun dan membeku menjadi partikel es baru yang lebih kecil.



Tapi bermain-main dengan awan cirrus bisa menjadi bumerang jika para ilmuwan tidak hati-hati karena awan juga memerangkap panas melalui efek rumah kaca sehingga memecah partikel es justru bisa menghangatkan Bumi. Potensi bekerja jika benar-benar menargetkan jenis tertentu awan cirrus.

Jurnal : Mary Matthews et al. Laser vaporization of cirrus-like ice particles with secondary ice multiplication, Science Advances, 20 May 2016, DOI:10.1126/sciadv.1501912

Comments

Populer

DNA Memecahkan Misteri Bagaimana Mumi Terkait Satu Sama Lain

DNA memecahkan misteri bagaimana mumi-mumi terkait satu sama lain dimana sepasang mumi Mesir kuno yang dikenal lebih dari satu abad sebagai dua saudara sebenarnya adalah saudara tirinya. Kedua pria berpangkat tinggi tersebut memiliki seorang ibu, namun ayah yang berbeda.

Para arkeolog mengatakan sebuah jawaban tentang keluarga yang teredam dan terungkap berkat keberhasilan dua jenis DNA dari gigi mumi. Laporaan di Journal of Archaeological Science menyoroti pentingnya garis keturunan ibu dalam menganalisis orang-orang Mesis kuno.


Pertanyaan telah berputar-putar tentang latar belakang biologis dua mumi pria sejak ditemukan bersama di sebuah makam di dekat desa Rifeh pada tahun 1907. Makam berasal dari Dinasti ke-12 Mesir kuno antara tahun 1985 SM hingga 1773 SM. Prasasti peti mati menyebutkan seorang wanita, Khnum-Aa, sebagai ibu kedua pria tersebut.

Kedua mumi digambarkan sebagai putra gubernur lokal yang tidak disebutkan namanya. Tetap tidak jelas apakah prasasti tersebut merujuk pad…

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.

Moratorium Laut Internasional Untungkan Nelayan Pesisir

www.LaporanPenelitian.com - Larangan penangkapan ikan di laut lepas dapat meningkatkan hasil tangkapan global menjadi lebih adil.

Nenek Moyang Salamander Meregenerasi Anggota Badan

Penelitian ~ Nenek moyang salamander meregenerasi tungkai, fosil amfibi kuno menunjukkan tanda tangan mekanisme penggantian embel-embel sejauh era Permian.

Fosil Gua Misliya di Israel adalah Manusia Modern Tertua di Luar Afrika

Sebuah rahang mendorong keberangkatan manusia dari Afrika kembali pada waktunya dimana fosil ditemukan di gua Israel setidaknya berdating 177.000 tahun. Sebuah tulang di Israel saat manusia modern meninggalkan Afrika memberi pesan eksodus kuno dimulai lebih awal dari apa yang diteorikan selama ini.

Gua Misliya di Gunung Carmel di Israel menghasilkan rahang parsial Homo sapiens dengan perkiraan dating pada 177.000 hingga 194.000 tahun yang menunjukkan manusia modern bisa saja meninggalkan Afrika dan mencapai Timur Tengah sekitar 60.000 tahun lebih awal dari perkirakan sebelumnya.


Sampai sekarang fosil H. sapiens tertua yang diketahui di luar Afrika ditemukan di Gua Skhul dan Qafzeh di Israel berdating pada 90.000 dan 120.000 tahun, tetapi temuan baru mengisaratkan manusia meninggalkan Afrika sekitar 300.000 tahun lalu dan mencapai Timur Tengah lebih dari 200.000 tahun lalu

"Rahang Misliya memberikan bukti paling jelas nenek moyang kita pertama kali pindah dari Afrika jauh lebih aw…