Skip to main content

Pukulan Meteorit Picu Mega Tsunami Planet Mars 3,4 Miliar Tahun Lalu

Penelitian ~ Dampak Meteorit memunculkan tsunami kuno yang membentuk kembali lanskap Mars. Tanda-tanda mega gelombang menopang bukti hipotetik lautan masa lalu Planet Merah.

Mega-tsunami dipicu 2 dampak meteorit membentuk garis pantai planet Mars dan bisa mengisyaratkan apakah planet merah pernah layak dihuni. Gelombang di lautan purba meninggalkan deposito yang mengisyaratkan planet basah sesekali dingin selama rentang miliaran tahun.

Dampak dahsyat meteor besar yang memukul cukup keras mungkin pernah membuat gelombang raksasa di Planet Merah dan tsunami yang dihasilkan menjulang hampir setinggi Piramida Agung Giza untuk mengukir kembali garis pantai laut kuno Mars.

Data satelit permukaan Mars menyimpulkan mega tsunami mengirim air bah ratusan kilometer ke pedalaman memahat geografi aneh di wilayah bersangkutan. Sisa-sisa lonjakan tsunami bahkan memberikan sampel air laut yang diteorikan di Mars kuno.


Para ilmuwan pekan ini melaporkan dukungan untuk hipotesis populer bahwa lautan luas menutupi dataran rendah Mars utara sekitar 3,4 miliar tahun lalu, meskipun bukti lain atas klaim tersebut tetap diperdebatkan karena kurangnya fitur garis pantai.

"Bayangkan gelombang besar ini datang ke arah Anda sampai tinggi 120 meter," kata Alexis Rodriguez, planetolog Planetary Science Institute di Tucson.

Mars modern sebagian besar kering, tapi beberapa ilmuwan berspekulasi sepertiga permukaan pernah direndam air dan es. Ukuran kanal air mengisyaratkan ledakan aliran air cair membanjiri dataran rendah belahan utara planet membentuk laut kolosal lebih besar dari Amerika Utara.

Dampak meteor yang membuat kawah selebar 30 kilometer memukul Mars kuno setiap 2,7 juta tahun. Gelombang tsunami setinggi 120 meter membanjiri areal 1 juta kilometer persegi tanah atau sebanding luas gabungan pulau Kalimantan dan Jawa Tengah.

Rodriguez dan tim menggunakan kamera onboard Mars Odyssey Orbiter, Mars Reconnaissance Orbiter dan Mars Global Surveyor untuk memeta wilayah yang diduga menjadi laut kuno, menampilkan batas dataran tinggi dan dataran rendah sehingga menemukan 2 set deposito secara rinci.

"Temuan 2 deposit tsunami Mars menyiratkan bahwa laut utara harus ada. Selain itu jangkauan morfologi memungkinkan kita menyelidiki perubahan iklim selama masa itu," kata Rodriguez.

Para ilmuwan mengidentifikasi bukti untuk setidaknya 2 tsunami paling besar terpisah dalam beberapa juta tahun. Tsunami tua mengangkat batu-batu besar seperti menendang deretan bus ke tempat-tempat aneh dan mengeser sedimen yang mengaburkan garis pantai laut.

Ketika tsunami kedua melanda, perairan yang ratusan ribu membeku meninggalkan formasi blok-blok es berserakan di sepanjang daerah. Sampling formasi tersebut menawarkan para ilmuwan mengumpulkan kimia laut kuno sebagai kapsul waktu. Proses lainnya kenaikan permukaan laut sangat cepat.

Tapi mengkonfirmasi temuan baru tentang tsunami menjadi rumit. Tidak ada garis pantai laut diawetkan analog sbelum dan sesudah peristiwa. Pada akhirnya misi pendaratan mungkin diperlukan. Langkah penting pertama untuk mencoba dan mengidentifikasi fitur dari orbit dan akurasi bisa dilakukan dari darat.

Jurnal : J. Alexis P. Rodriguez et al. Tsunami waves extensively resurfaced the shorelines of an early Martian ocean, Scientific Reports, 19 May 2016, DOI:10.1038/srep25106

Comments

Populer

DNA Memecahkan Misteri Bagaimana Mumi Terkait Satu Sama Lain

DNA memecahkan misteri bagaimana mumi-mumi terkait satu sama lain dimana sepasang mumi Mesir kuno yang dikenal lebih dari satu abad sebagai dua saudara sebenarnya adalah saudara tirinya. Kedua pria berpangkat tinggi tersebut memiliki seorang ibu, namun ayah yang berbeda.

Para arkeolog mengatakan sebuah jawaban tentang keluarga yang teredam dan terungkap berkat keberhasilan dua jenis DNA dari gigi mumi. Laporaan di Journal of Archaeological Science menyoroti pentingnya garis keturunan ibu dalam menganalisis orang-orang Mesis kuno.


Pertanyaan telah berputar-putar tentang latar belakang biologis dua mumi pria sejak ditemukan bersama di sebuah makam di dekat desa Rifeh pada tahun 1907. Makam berasal dari Dinasti ke-12 Mesir kuno antara tahun 1985 SM hingga 1773 SM. Prasasti peti mati menyebutkan seorang wanita, Khnum-Aa, sebagai ibu kedua pria tersebut.

Kedua mumi digambarkan sebagai putra gubernur lokal yang tidak disebutkan namanya. Tetap tidak jelas apakah prasasti tersebut merujuk pad…

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.

Fosil Gua Misliya di Israel adalah Manusia Modern Tertua di Luar Afrika

Sebuah rahang mendorong keberangkatan manusia dari Afrika kembali pada waktunya dimana fosil ditemukan di gua Israel setidaknya berdating 177.000 tahun. Sebuah tulang di Israel saat manusia modern meninggalkan Afrika memberi pesan eksodus kuno dimulai lebih awal dari apa yang diteorikan selama ini.

Gua Misliya di Gunung Carmel di Israel menghasilkan rahang parsial Homo sapiens dengan perkiraan dating pada 177.000 hingga 194.000 tahun yang menunjukkan manusia modern bisa saja meninggalkan Afrika dan mencapai Timur Tengah sekitar 60.000 tahun lebih awal dari perkirakan sebelumnya.


Sampai sekarang fosil H. sapiens tertua yang diketahui di luar Afrika ditemukan di Gua Skhul dan Qafzeh di Israel berdating pada 90.000 dan 120.000 tahun, tetapi temuan baru mengisaratkan manusia meninggalkan Afrika sekitar 300.000 tahun lalu dan mencapai Timur Tengah lebih dari 200.000 tahun lalu

"Rahang Misliya memberikan bukti paling jelas nenek moyang kita pertama kali pindah dari Afrika jauh lebih aw…

Nenek Moyang Salamander Meregenerasi Anggota Badan

Penelitian ~ Nenek moyang salamander meregenerasi tungkai, fosil amfibi kuno menunjukkan tanda tangan mekanisme penggantian embel-embel sejauh era Permian.

Leucoraja erinacea Mengungkap Evolusi Kaki 420 Juta Tahun Lalu

Sirkuit saraf untuk berjalan jauh mungkin telah berevolusi pada ikan purba sejak 420 juta tahun lalu. Sirip Leucoraja erinacea dibangun untuk berjalan dan itulah yang dilakukan ikan berkat konstruksi kabel yang berevolusi jauh sebelum vertebrata air menginjakkan kaki di darat.

Lengan kecil menggunakan dua sirip seperti kaki di bagian bawah untuk bergerak di sepanjang dasar laut. Langkah kiri dan kanan didukung oleh otot yang meregang dan memanjang dimana pergerakan terlihat sangat mirip dengan banyak hewan darat. Karya pertama adalah melihat asal mula sirkuit saraf yang dibutuhkan untuk berjalan.


Para ilmuwan menggunakan tes genetik dan melaporkan temuan ke Cell untuk menunjukkan mengapa kaki kecil di air dan vertebrata darat berbagi blueprint genetik yang sama untuk pengembangan sel saraf yang dibutuhkan untuk gerakan anggota badan sebagai sejarah alam yang sangat penting.

"Neuron penting bagi kita untuk berjalan berawal dari spesies ikan purba," kata Jeremy Dasen, neurosie…