Skip to main content

Kulit Cerdas Polimer Siloxane Kembalikan Kelenturan Kulit Tua Keriput

Penelitian ~ Kelenturan kulit kedua membuat lupa keriput. Kulit cerdas merapikan kantong mata dan begitu lebih muda ketika lapisan film polimer mengembalikan kelenturan kulit tua.

Film fleksibel meningkatkan elastisitas kulit, mengurangi munculnya keriput dan tembong lahir hingga mengobati eksim. Bagi mereka yang peduli kulit tua keriput, mungkin menjadi solusi cerdik bahwa kemelaran "kulit kedua" dapat merapikan jaringan tua terlihat lebih awet muda.

Krim ajaib memberi janji setelah serangkaian eksperimen kecil ketika diterapkan untuk keriput di kantong bawah mata dan bercak kulit kering. Lapisan transparan melekat pada kulit dan mendukung jaringan sehingga berperilaku seperti kulit muda.

"Kami membuat krim yang dapat Anda letakkan pada kulit benar-benar membentuk dasar kulit kedua elastis," kata Robert Langer, kimiawan Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Gambar: Olivo Labs, LLC

Tes laboratorium menunjuk film polimer setebal seperseribu milimeter mengurangi munculnya keriput kantong bawah mata dan membantu mempertahankan kelembaban di plot kulit kering. Material dirancang untuk dipakai di pagi hari kemudian terkelupas dan dibuang pada malam hari.

Kulit buatan bertahan dalam pemakaian sehari-hari normal apa adanya berikut tingkat ketegangan dan tekanan aktivitas olahraga sampai berenang tanpa luruh atau menyebabkan iritasi pada kulit asli. Juga tidak lapuk terpapar sinar Matahari dan hujan.

"Anda bisa memakai seharian atau lebih lama tergantung pada kekuatan fisik yang bisa diterapkan ke area yang dikenakan. Anda tidak merasakan bahwa Anda memakainya," kata Daniel Anderson, kimiawan MIT.

Sementara kosmetik hanya menutupi ketidaksempurnaan, teknologi baru adalah krim kulit dengan memberi elastisitas dan segudang manfaat lain seperti menutupi noda cacat sejak lahir, melindungi wajah dari sinar UV atau diisi obat-obatan untuk mengobati eksim atau menyembuhkan luka.

Material baru berisi struktur kimia atom silikon dan oksigen yang merakit sendiri ke dalam jaringan saat terkena senyawa kimia lain dan tetap elastis mengesankan. Kulit dapat kembali ke keadaan semula setelah diregangkan lebih dari 250 persen, sedangkan kulit alami hanya bisa meregang 180 persen.



Dua krim untuk kulit di oleskan satu demi satu. Krim pertama adalah polimer siloxane yang sesuai dengan kontur kulit, sedangkan krim kedua berisi katalis platinum yang membuat siloxane menjadi tipis, lembar melar, meredakan cahaya dan memberi tampilan muda.

Sifat fisik film disetel untuk menyesuaikan elastisitas kulit muda. Setelah krim dicampur pada wajah, lapisan memakan waktu 3 menit untuk mencapai kekuatan penuh. Film hampir tak terlihat pada kulit, tetapi terasa manfaat nyata dipakai selama 16 jam.

Paling mengesankan ketika para ilmuwan menerapkan di bawah kantong mata bahwa kulit lembek pada orang tua kenyal kembali. Film polimer meningkatkan elastisitas yang dicapai hanya oleh operasi invasif. Cubitan kulit lembut membuat bersemi kembali ke posisi semula lebih cepat.

Para ilmuwan melanjutkan untuk menguji apakah lapisan meningkatkan elastisitas kulit di tempat lain dan menunjukkan bahwa kulit bereaksi lebih cepat. Jika kehilangan elastisitas karena usia, maka memulihkan kekeenyalan membuat tampak lebih muda dan kemampuan mencegah hilangnya kelembaban.

"Ada beberapa efek menguntungkan pada garis-garis halus dan kerutan sehingga kami seperti merapikan semuanya," kata Anderson.

Jurnal : Betty Yu et al. An elastic second skin, Nature Materials, 09 May 2016, DOI:10.1038/nmat4635

Comments

Populer

DNA Memecahkan Misteri Bagaimana Mumi Terkait Satu Sama Lain

DNA memecahkan misteri bagaimana mumi-mumi terkait satu sama lain dimana sepasang mumi Mesir kuno yang dikenal lebih dari satu abad sebagai dua saudara sebenarnya adalah saudara tirinya. Kedua pria berpangkat tinggi tersebut memiliki seorang ibu, namun ayah yang berbeda.

Para arkeolog mengatakan sebuah jawaban tentang keluarga yang teredam dan terungkap berkat keberhasilan dua jenis DNA dari gigi mumi. Laporaan di Journal of Archaeological Science menyoroti pentingnya garis keturunan ibu dalam menganalisis orang-orang Mesis kuno.


Pertanyaan telah berputar-putar tentang latar belakang biologis dua mumi pria sejak ditemukan bersama di sebuah makam di dekat desa Rifeh pada tahun 1907. Makam berasal dari Dinasti ke-12 Mesir kuno antara tahun 1985 SM hingga 1773 SM. Prasasti peti mati menyebutkan seorang wanita, Khnum-Aa, sebagai ibu kedua pria tersebut.

Kedua mumi digambarkan sebagai putra gubernur lokal yang tidak disebutkan namanya. Tetap tidak jelas apakah prasasti tersebut merujuk pad…

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.

Moratorium Laut Internasional Untungkan Nelayan Pesisir

www.LaporanPenelitian.com - Larangan penangkapan ikan di laut lepas dapat meningkatkan hasil tangkapan global menjadi lebih adil.

Nenek Moyang Salamander Meregenerasi Anggota Badan

Penelitian ~ Nenek moyang salamander meregenerasi tungkai, fosil amfibi kuno menunjukkan tanda tangan mekanisme penggantian embel-embel sejauh era Permian.

Fosil Gua Misliya di Israel adalah Manusia Modern Tertua di Luar Afrika

Sebuah rahang mendorong keberangkatan manusia dari Afrika kembali pada waktunya dimana fosil ditemukan di gua Israel setidaknya berdating 177.000 tahun. Sebuah tulang di Israel saat manusia modern meninggalkan Afrika memberi pesan eksodus kuno dimulai lebih awal dari apa yang diteorikan selama ini.

Gua Misliya di Gunung Carmel di Israel menghasilkan rahang parsial Homo sapiens dengan perkiraan dating pada 177.000 hingga 194.000 tahun yang menunjukkan manusia modern bisa saja meninggalkan Afrika dan mencapai Timur Tengah sekitar 60.000 tahun lebih awal dari perkirakan sebelumnya.


Sampai sekarang fosil H. sapiens tertua yang diketahui di luar Afrika ditemukan di Gua Skhul dan Qafzeh di Israel berdating pada 90.000 dan 120.000 tahun, tetapi temuan baru mengisaratkan manusia meninggalkan Afrika sekitar 300.000 tahun lalu dan mencapai Timur Tengah lebih dari 200.000 tahun lalu

"Rahang Misliya memberikan bukti paling jelas nenek moyang kita pertama kali pindah dari Afrika jauh lebih aw…