Skip to main content

Novel Out of Southern East Asia Penyebaran Anjing

Penelitian ~ DNA Canis lupus familiaris menulis perjalanan luar biasa teman terbaik manusia. Setidaknya anjing sahabat karib manusia selama 33.000 tahun ketika turun pertama dari Canis lupus.

Kawan terbaik manusia yang beranjak dari serigala abu-abu ketika pertama kali terjalin persahabatan 33.000 tahun lalu di suatu tempat di Asia Tenggara adalah monumen genetik paling indah percampuran alam dan manusia.

Sekitar 15.000 tahun lalu kandang kecil berisi anjing mulai menuju Timur Tengah dan Afrika. Canis lupus familiaris berlanjut ke Eropa 10.000 tahun lalu ketika peradaban dimulai di Fertile Crescent.

Ketika manusia mulai membangun kebun dan desa-desa dengan rumah konstruksi dinding, anjing sudah tersedia untuk menjaga kawanan kambing domba pertama atau sekedar teman rekreasi.

Para ilmuwan pekan lalu meyakinkan outline petualangan besar yang ditulis dalam bait DNA menjadi rincian kisah out of Asia dengan plot lanskap luas dan kompleks seleksi positif peristiwa domestikasi anjing.

Cahaya datang menerangi kisah pertemanan intim antara manusia dan anjing yang berlangsung selama ribuan tahun dan menjadi perdebatan ilmiah kapan dan di mana anjing pertama bercabang dari serigala.

Para peneliti membandingkan warisan genetik dari genom 58 canidae yaitu 12 serigala abu-abu, 12 anjing lokal China utara, 11 Asia Tenggara, 4 Nigeria dan 19 spesimen Eropa, Amerika, Afghan, Siberian husky, mastiff Tibet, chihuahua dan shepherd Jerman.

Karena setiap genom adalah teks yang disalin antar generasi dan setiap genom terkait dengan genom lainnya, setiap perbandingan menceritakan sebuah kisah hubungan dan percabangan keluarga kuno.

"Kami pertama kalinya mengungkap perjalanan luar biasa ketika anjing domestik menyebar di planet ini selama 33.000 tahun terakhir," kata Guo-Dong Wang, biolog Kunming Institute of Zoology.

"Setelah berkembang selama beberapa ribu tahun di Asia timur, sub kelompok anjing terpancar dari Asia Tengara sekitar 15.000 tahun lalu ke Timur Tengah, Afrika dan Eropa," kata Wang dan rekan.

"Keturunan kemudian bermigrasi kembali ke China utara dan melakukan serangkaian pencampuran dengan endemik garis keturunan Asia timur, sebelum melakukan perjalanan ke Amerika," kata Wang.

Hubungan serigala abu-abu yang terjadi sebelumnya menegaskan kembali link Asia Timur, sedangkan anjing-anjing lokal China mengungkap hubungan lebih dekat dengan leluhur serigala.

Keturunan Eropa kurang memiliki keragaman genetik bahwa mereka berasal dari subset dan DNA anjing pedesaan Afrika bahkan semakin kurang beragam bahwa mereka datang dari set lebih kecil migran.

Tapi bukti genetik yang sama menunjuk setidaknya beberapa anjing dari Eropa dan Asia Barat melakukan perjalanan kembali ke China untuk kawin silang yang membuat semakin rumit cerita.

Anjing leluhur dan serigala mungkin tetap kawin silang untuk beberapa waktu, tetapi para ilmuwan cukup yakin kalender munculnya anjing domestik 33.000 tahun lalu, bahkan populasi asli secara tepat sekitar 4.600 individu.

Apakah kalung anjing terikat manusia pemburu pengumpul Ice Age atau apakah liar sebagai serigala dan kemudian bersahabat dengan manusia sebagai bagian paket peradaban 15.000 tahun lalu dalam perjalanan ke barat masih teka-teki.
Out of southern East Asia: the natural history of domestic dogs across the world

Guo-Dong Wang et al.

Cell Research, 15 December 2015, DOI:10.1038/cr.2015.147

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.