Skip to main content

Genom Semanggi Merah (Trifolium pratense) Terbit

Penelitian ~ Genom Semanggi Merah (Trifolium pratense) telah datang, sebuah tim selesai mengurutkan genom berbagai tanaman Bunga Semanggi Merah Milvus B.

Semanggi Merah (T. pratense) adalah abadi dengan siklus kadang-kadang 2 tahunan yang muncul di hutan berbatu merupakan harapan untuk menyingkirkan pupuk nitrogen berbasis minyak fosil.

Spesies tumbuh di seluruh dunia dengan habitat asli Eurasia dan Afrika utara dan naturalisasi luas di daerah beriklim. Pembibitan eksperimental alam telah dikenal di Ethiopia, Zimbabwe dan Afrika Selatan.

Semanggi Merah adalah legum hijau yang signifikan secara global dalam sistem budaya pastoral. Komponen menarik pertanian padang rumput yaitu kandungan protein dan pemupukan nitrogen dari atmosfer.

"Publikasi referensi genom Semanggi Merah merupakan tonggak penting karena sekuen genom pertama dari tanaman semanggi hijau," kata Jose de Vega, genetikawan Genome Analysis Center dan Aberystwyth University.

"Rancangan genom membantu program pemuliaan dengan mempercepat penggabungan sifat menguntungkan dari panel beragam sampel tanaman untuk pertanian berkelanjutan," kata de Vega.

Genom mengandung 420 megabasis yaitu 420 juta pasangan basis huruf DNA. Blok besar sinteni lestari dengan Semanggi Barel (Medicago truncatula) dan perkiraan kedua spesies menyimpang 23 juta tahun lalu.


"Di antara 40.868 gen, kami mengidentifikasi kelompok yang terlibat dalam jalur biokimia penting untuk kualitas pakan dan nutrisi ternak," kata de Vega.

Sebelum produksi industri pupuk nitrogen, Semanggi Merah dan legum lainnya sangat penting dalam rotasi tanaman, meningkatkan kesuburan tanah dengan asimilasi nitrat nitrogen dari udara dan merekrut bakteri tanah.

Isu lingkungan dan mitigasi perubahan iklim meletakkan Semanggi Merah kembali dalam daftar. Semangi Merah menyediakan pakan ternak kaya protein dan asam lemak omega-3 dalam susu ruminansia lebih ramah lingkungan.

"Ketersediaan perakitan genom membuka jalan metode pemuliaan genomik untuk kacang-kacangan hijau dan menyediakan platform pemahaman lebih dalam genetika domestikasi tanaman," kata de Vega.
Red clover (Trifolium pratense L.) draft genome provides a platform for trait improvement

Jose J. De Vega et al.

Scientific Reports, 30 November 2015, DOI:10.1038/srep17394

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.