Skip to main content

Kamera dan Laser Merekam Gerakan Tersembunyi

Penelitian ~ Tidak ada yang disembunyikan dengan kamera baru. Sebuah perangkat menggunakan gema cahaya menemukan objek yang disembunyikan.

Dalam permainan petak umpet Anda tidak pernah kalah berkat kamera baru yang dapat melihat lawan mengendap-endap di balik dinding karena pancingan sebuah cahaya mengirim posisi mereka.

Sementara kelelawar menggunakan gema suara secara real time untuk mencari mangsa, kamera baru melakukan hal yang sama dengan mendeteksi gema cahaya bahwa foton individu mampu melacak pergerakan.

Lupakanlah cara duniawi dengan menggotong cermin ke sana ke mari karena detektor funky dengan beberapa teknik pengolahan data cerdas dapat mengubah dinding dan lantai non-reflektif menjadi cermin virtual.

Sedangkan kamera yang dapat melihat benda-benda diam di balik dinding sebagian besar mengandalkan teknologi pencitraan berbasis sistem radar yang besar, mahal, rendah resolusi dan terbatas pada jarak pendek.

Para ilmuwan pekan ini melaporkan kemampuan kamera mereka untuk melihat patung busa setinggi 30 sentimeter dan mobil mainan yang bergerak tersembunyi dari pandangan di balik dinding.

Genevieve Gariepy, fisikawan Heriot-Watt University di Edinburgh, dan rekan hanya menembak laser kecil ke lantai di luar sudut dinding untuk menghasilkan echo dan menunjuk kamera ke tempat sekitarnya.

"Kebanyakan orang mencoba merekonstruksi 3D, tapi kami berusaha melacak. Kami mengembangkan algoritma baru untuk mencapai hal itu dengan cepat," kata Gariepy.



Sinar laser memantul dari lantai dan menyebar ke segala arah sehingga cahaya rebound dari objek. Kamera tidak memiliki resolusi cukup melihat bentuk, tapi peneliti justru bisa menentukan perubahan posisi target yang bergerak.

Suatu hari nanti mobil yang dilengkapi dengan perangkat serupa secara otomatis bisa mengerem spontan ketika kendaraan atau pejalan kaki muncul tiba-tiba dari gang tersembunyi hingga aplikasi dalam militer.

Menangkap gema tunggal tidak cukup untuk menemukan objek karena cahaya juga terpental latar belakang tak bergerak seperti dinding. Jadi Faccio dan tim mengirimkan 67 juta pulsa per detik.

Sementara objek terus bergerak, perubahan sinyal masing-masing echo dan pemantauan perbedaan mengungkap posisinya. Secara bertahap gambaran 3D dari TKP memberikan lokasi sangat presisi.

Para peneliti juga melakukan percobaan dalam kondisi gelap menggunakan laser inframerah dan filter yang memungkinkan sistem dapat bekerja seperti dalam cahaya normal.
Detection and tracking of moving objects hidden from view

Genevieve Gariepy et al.

Nature Photonics, 07 December 2015, DOI:10.1038/nphoton.2015.234

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.