Skip to main content

Warna Tarantula Biru Bukan Efek Seleksi Seksual

Penelitian ~ Misteri memperdalam pertanyaan lama mengapa laba-laba Tarantula Biru Kobalt (Haplopelma lividum) membuat warna biru dan display seksual bukan jawabannya.

Jika evolusi rambut biru berjalan secara independen, setidaknya 8 kali terjadi pada Tarantula. Tapi teka-teki apa manfaat yang diperoleh dari warna biru menjadi lebih membingungkan.

Keragaman warna ditampilkan bulu merak hingga sayap kupu-kupu yang diproduksi penyerapan panjang gelombang cahaya tertentu pada pigmen atau kombinasi hamburan struktur nano bagian-bagian tertentu.

Tapi teori pewarnaan untuk memikat perempuan tidak bisa diharapkan karena tarantula tidak bisa membedakan biru dari warna lain bahwa rona hidup bukan didorong oleh seleksi alam.

Meskipun memiliki 8 mata seperti kebanyakan laba-laba lainnya, mereka miskin penglihatan. Tarantula adalah predator penyergap di malam hari di lantai hutan dan menavigasi menggunakan indera getaran dan taktil kimia.

Para ilmuwan menyingkirkan teori seleksi seksual dan lebih memilih teori tekanan lingkungan untuk menjelaskan mengapa tarantula memuliakan warna biru dalam mimikri kehijauan kusam hutan tropis.

Sementara seleksi seksual umumnya meningkatkan keragaman warna, seleksi alam biasanya menguranginya. Spesies pemangsa dan mangsa mengandalkan pencocokan warna latar belakang atau kamuflase.

Tapi pilihan tidak selalu hitam dan putih selain warna juga melakukan fungsi praktis seperti regulasi panas dan kadang-kadang hasil sampingan dan bukan tujuan yang diinginkan.

Biru muncul di awal laba-laba yang belum dewasa secara seksual dan beberapa laba-laba dewasa bahkan kehilangan biru saat molting. Bor-Kai Hsiung, biolog University of Akron, menunjuk warna biru tidak bisa dipilih secara seksual.

Warna H. lividum dihasilkan struktur nano rambut yang melekat pada rangka berevolusi setidaknya 8 kali secara independen melalui 3 mekanisme berbeda tidak bergantung pada pacaran visual.
Blue reflectance in tarantulas is evolutionarily conserved despite nanostructural diversity

Bor-Kai Hsiung et al.

Science Advances, 27 Nov 2015, DOI:10.1126/sciadv.1500709

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.