Skip to main content

Pencitraan 3D Supercoiled DNA Memutar Double Helix

Penelitian ~ Cahaya baru DNA imbal permata si mungil molekul paling mendasar kehidupan. DNA supercoiled menempatkan double helix sederhana secara malu-malu.

Lupakan tangga kecil statis dalam kelas biologi karena DNA bergoyang seperti orang gila dan terus berubah. Hari ini Anda tidak perlu menjadi seorang biolog molekuler untuk mengetahui struktur asam deoksiribonukleat (DNA).

Tapi Anda perlu berpikir lagi jika molekul kehidupan tidak lebih dari dua rantai heliks masing-masing melingkar dalam putaran sumbu seperti digariskan Watson dan Crick dalam makalah klasik tahun 1953.

Pekan ini para ilmuwan internasional menggunakan pendekatan multidisiplin mengungkap rincian struktur tiga dimensi DNA biologis aktif yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Pencitraan berbagai bentuk DNA termasuk figure-8s menggunakan teknik cutting-edge dengan cryo-electron tomography dan kemudian diperiksa menggunakan simulasi superkomputer.

Molekul DNA berputar berulang kali pada diri mereka sendiri untuk membentuk superkoil terkait erat dan DNA minicircles bahwa DNA terus menggeliat dan morphing dari berbagai bentuk.

"Beberapa tikungan tajam, beberapa figure-8 dan lain-lain tampak seperti borgol atau raket atau jarum jahit," kata Rossitza Irobalieva, biolog Baylor College of Medicine di Houston.



Penjelasan baru mewakili lebih dari keingintahuan ilmiah. Para ilmuwan mengatakan temuan membuka jalan industri farmasi menjadi lebih baik termasuk terapi untuk kanker dan infeksi bakteri.

Struktur pita semakin penting sejak beberapa terapi anti-kanker berikatan dengan DNA itu sendiri dan beberapa antibiotik menargetkan enzim yang secara khusus mengenali DNA superkoil bakteri.

"Ketika Watson dan Crick menggambar helix ganda DNA, mereka melihat bagian kecil genom nyata hanya 1 putaran heliks ganda," kata Sarah Harris, fisikawan teoritis University of Leeds di UK.

"Ini tentang 12 pasangan basa DNA yang merupakan blok bangunan DNA pembentuk anak tangga heliks. Kami melihat DNA pada skala ukuran mengungkap kekayaan baru perilaku molekul DNA," kata Harris.

"Kami berharap penelitian ini dapat memperbaiki desain molekul obat yang tepat sejak awal proses," kata Harris.
Structural diversity of supercoiled DNA

Rossitza N. Irobalieva et al.

Nature Communications, 12 October 2015, DOI: 10.1038/ncomms9440

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.