Skip to main content

Katak Cophixalus rajampatensis dan Cophixalus salawatiensis

Cophixalus rajampatensis. Credit: Günther R et al.
Penelitian ~ Dua spesies katak arboreal baru muncul dari Papua sebagai Cophixalus rajampatensis dan Cophixalus salawatiensis di Pulau Misol Raja Ampat.

Tubuh kecil, ramping dan panjang kurang dari 2,3 centimeter adalah anggota genus katak Cophixalus dengan mulut sempit yang umum mendiami pulau Papua dan Australia utara.

Burhan Tjaturadi, biolog Universitas Sanata Dharma di Yogyakarta, dan Keliopas Krey, biolog Universitas Papua di Manokwari, bersama tim peneliti internasional penasaran untuk membedah.

Cophixalus salawatiensis. Credit: Günther R et al.

Salah satu katak juga diidentifikasi sebagai hermafrodit yang memiliki organ intim laki-laki sekaligus wanita. Pulau Misool adalah salah satu dari 4 pulau besar di Kepulauan Raja Ampat.

Spesimen C. rajampatensis dan C. salawatiensis dikumpulkan dari hutan hujan dataran rendah. Setelah hujan lebat melanda malam hari, laki-laki bertengger di daun semak dan masing-masing menghasilkan suara unik.
Two new species of the genus Cophixalus from the Raja Ampat Islands west of New Guinea (Amphibia, Anura, Microhylidae)

Rainer Günther, Stephen Richards, Burhan Tjaturadi, Keliopas Krey

Zoosystematics and Evolution, 01 Oct 2015, DOI:10.3897/zse.91.5411

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.