Skip to main content

Ratna Mustika Atopopsyllus cionus Bertahta Petaka

Penelitian ~ Sejarah Black Death dikunci dalam kutu kuno, bukti tertua wabah pes dibawa sebuah vektor kutu mematikan sebelum terjebak dalam fosil damar.

Ratna mustika dari Republik Dominika mengarsipkan penghisap darah mematikan. Spesies baru Atopopsyllus cionus berisi struktur strain kuno bakteri yang pernah menghancurkan Eropa dan Asia barat.

Damar kuning mengeras 20 juta tahun lalu bertahtakan kutu yang menunjuk bentuk leluhur bahwa banyak petaka mungkin telah terjadi jauh sebelum manusia memasuki panggung dunia.

Bakteri Yersinia pestis menunggang kutu yang menempel pada tikus menggores sejarah manusia kontemporer sementara dokter berbalut masker dan kacamata hanya memandang wajah kematian belaka.

Wabah pes Justinian dimulai tahun 541 dan berlangsung selama 200 tahun menyapu 100 juta orang. Kemudian Black Death dari China menyebar melalui rute Konstantinopel menghapus 60% penduduk Eropa pada tahun 1334.

Y. pestis menjadi agen pembunuh manusia mungkin sesekali datang beberapa ribu tahun sebelum itu, mungkin menghapus Homo floresiensis dari papan tulis dan mungkin beberapa leluhur awal manusia di Afrika.


"Wabah ini penyakit kuno dan mungkin menyebabkan beberapa kepunahan sebelum manusia ada. Peran besar di masa lalu," kata George Poinar, biolog Oregon State University.

Bakteri dalam setetes darah kering di mulut kutu bahwa mereka terjebak dalam damar segera setelah menjemput mangsa. Bakteri menyumbat perut dan sistem pencernaan dan kutu ingin selalu menghisap tanpa rasa kenyang.

Meskipun tidak mungkin menetapkan fosil sel untuk setiap genus yang dikenal, bakteri patogen Yersinia adalah satu-satunya yang membentuk dua belali pendek dan sel hampir bulat seperti coccobacilli.

"Spesimen A. cionus dan mikroorganisme dalam rektum dan belalai. Coccobacilli jatuh dalam kisaran 1-4 µm dari patogen vertebrata tercakup Yersinia spp," kata Poinar.
A New Genus of Fleas with Associated Microorganisms in Dominican Amber

George Poinar Jr.

Journal of Medical Entomology, 15 September 2015, DOI:10.1093/jme/tjv134

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.