Skip to main content

Senyum Ceria Enamel Gigi Datang Dari Sisik Ikan

Penelitian ~ Anda dapat berterima kasih kepada ikan kuno punah untuk enamel gigi. Enamel yang melapisi gigi datang dari tempat yang terasa tidak mungkin: Sisik ikan purba.

Senyum mutiara putih memiliki cerita mencurigakan ketika konsumen tidak mengacu berlebihan pada produk pemutih gigi meskipun ikan yang sebenarnya terlibat jutaan tahun lalu tidak pernah disebut.

Pemeriksaan fosil ikan kuno 400 juta tahun lalu dan DNA berbagai makhluk yang hidup hari ini membuat kasus elegan pekan lalu sebagai asal-usul gigi ceria cemerlang.

Jangan sebut-sebut ikan lobus-bersirip yang di antaranya berkembang untuk berjalan dan hidup di darat, meskipun hampir semua vertebrata berkaki 4 memiliki enamel termasuk mamalia, burung, amfibi dan reptil.

Enamel adalah substansi paling sulit dalam tubuh, hampir seluruhnya tersusun dari kalsium, fosfor dan mineral lain yang melindungi gigi ketika mengunyah dari rasa sakit menghadapi kudapan dingin atau panas.

Para ilmuwan menemukan zat putih mengkilap di sisik ikan terkait dengan enamel. Sampel sisik mengandung ganoine dari ikan lapis baja seperti gar tutul dan lain-lain.

Beberapa ikan periode silur memiliki jenis jaringan yang sama menutupi bagian luar tubuh dan beberapa memiliki zat enamel baik pada eksterior dan bagian gigi mereka.

Gen yang diperlukan untuk membuat semua ini adalah jaringan keras yang sebagian besar sama dan sebagian besar terkumpul dalam bagian genom yang membuat senyuman bangga ketika bercermin.

"Hal ini penting karena tak terduga. Enamel hanya ditemukan pada gigi dan fungsinya sangat penting," kata Per Erik Ahlberg, paleontolog Uppsala University di Swedia.

Asal-usul enamel pertama muncul pada kerangka dan sisik ikan Psarolepis romeri yang hidup di China sekitar 445-420 juta tahun lalu. Spesies tertua yang dikenal memiliki enamel.

Namun, para ilmuwan masih belum jelas karena enamel tidak pada gigi dan mengalihkan perhatian pada ikan Andreolepis hedei yang hidup di sekitar waktu yang sama dengan Psarolepis.

"Psarolepis dan Andreolepis di antara ikan bertulang paling awal. Enamel berasal dari kulit dan menjajah gigi di kemudian hari," kata Ahlberg.
New genomic and fossil data illuminate the origin of enamel

Qingming Qu, Tatjana Haitina, Min Zhu & Per Erik Ahlberg

Nature, 23 September 2015, DOI:10.1038/nature15259

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.