Skip to main content

Redating Perubahan Diet Berbasis Rumput Leluhur Awal

Penelitian ~ Pergeseran diet nenek moyang lebih awal dari perkiraan, langkah penting makanan berbasis rejimen rumput adalah 400 ribu tahun lebih awal dari yang diteorikan.

Jutaan tahun lalu primata leluhur turun dari pohon dan berpindah ke semak-semak untuk mengais makanan di tanah yang memodifikasi Anda semakin bipedal dan terestrial.

Perubahan menu rumput menandai langkah evolusioner kebiasaan makan beragam ciri khas manusia kemudian mereka lebih mobile dan mudah beradaptasi dengan lanskep Afrika.

Para ilmuwan memasang kalender 400.000 tahun lebih awal dari tanggal sebelumnya dengan gambaran lebih akurat masa transisi cepat dalam kondisi yang membentuk evolusi manusia.

Pergeseran Pliosen yaitu 2,6-5,3 juta tahun lalu bersama catatan fosil menunjuk spesies leluhur menghabiskan lebih banyak waktu berjalan menggunakan 2 kaki yang selanjutnya mendorong tahapan-tahapan yang lain.

Sebuah tim menganalisis isotop karbon fosil gigi ditemukan di Ethiopia sebagai sidik jari pergeseran diet berdasarkan pohon dan semak-semak untuk satu kasus termasuk diet berbasis rumput berlangsung sekitar 3,8 juta tahun lalu.

"Maka Anda dapat melihat cakupan lebih luas, Anda lebih banyak tempat, lebih tahan perubahan habitat," kata Naomi Levin, geokimiawan Johns Hopkins University di Baltimore.

Garis waktu dan penempatan setiap peristiwa dalam urutan memberi pemahaman bagaimana satu perubahan mengarah perubahan yang lain dan juga menunjukkan bahwa bentuk tidak selalu mendahului fungsi.

Pergeseran kebiasaan makan memperluas cakrawala dan kapasitas bertahan hidup yang dikenang Australopithecus afarensis 3 juta tahun lalu dalam interaksi antara morfologi dan perilaku Pliosen.

Waktu adalah penting untuk memahami konteks ekspansi diet antara primata dengan apa yang terjadi pada iklim global, komunitas vegetasi di Afrika dan perubahan evolusioner lain.
Dietary change among hominins and cercopithecids in Ethiopia during the early Pliocene

Naomi E. Levin, Yohannes Haile-Selassie, Stephen R. Frost, Beverly Z. Saylor

Proceedings of the National Academy of Sciences, September 14, 2015, DOI:10.1073/pnas.1424982112

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.