Skip to main content

Platform Jaringan Sintetik Seperti Kain Velcro

Penelitian ~ Tissue velcro menambal organ dan dalam waktu tak terlalu lama pasien dengan jantung atau liver bocor menerima sepotong jaringan yang dibudidaya di laboratorium.

Perkembangan penting lebih dekat pada tujuan. Sebuah perancah biodegradable yang memungkinkan secarik jaringan jantung tumbuh bersama-sama seperti velcro.

Sarang lebah perancah menyediakan template yang memungkinkan kelompok sel berbaris ke arah yang sama. Ditempelkan di atas setiap perancah berfungsi menghubungkan lapisan sel.

Ketika peneliti membuat jaringan jantung sintetis, biasanya menggabungkan materi kimia biodegradable buatan dengan sel-sel hidup tumbuh in vitro. Jaringan melakukan tugas tapi terbatas.

Metode menghasilkan bentuk akhir sel-sel tak terduga atau perancah kecil sel tidak dapat terikat di satu sama lain, sedangkan jaringan bioprinted cukup bagus tapi dokter tidak dapat memisahkan lapisan yang berbeda.

Sebuah tim mengembangkan material terdidik seperti tali sepatu yang bisa berdetak seperti jantung dalam tubuh tapi lapisan dapat ditumpuk dan memisahkan diri.

Milica Radisic, kimiawan University of Toronto, dan rekan mengatasi masalah dengan membuat versi baru material masa depan. Tissue-Velcro didasarkan pada premis bahan sepatu dan pakaian.

Satu sisi setiap lapisan terbuat dari polimer dan sisi lain terkait bahan yang sama berbentuk T. Setiap lapisan disintesis secara individu dengan molekul tambahan apa pun sesuai tujuan.

Ketika lapisan merenggang bersama-sama atau robek terpisah, molekul dan polimer tetap utuh. Ketika Tissue-Velcro ditempatkan pada tikus neonatal, materi dengan sempurna mempertahankan integritas struktural.




Platform technology for scalable assembly of instantaneously functional mosaic tissues

Boyang Zhang, Miles Montgomery, Locke Davenport-Huyer, Anastasia Korolj and Milica Radisic

Science Advances, 28 Aug 2015, DOI:10.1126/sciadv.1500423

Comments

Popular

Ancient Steroids Establish the Ediacaran Fossil Dickinsonia as One of the Earliest Animals

Ayam Jantan Pangkat Tertinggi Hak Berkokok Pertama

Mathematician Michael Atiyah Claims a Simple Proof for Riemann Hypothesis

Habitual Tool Use Innovated by Free-living New Zealand Kea

Chinese scientists call for cooperation against asteroid threat