Skip to main content

Mesir Kuno Pelihara Alap-Alap Untuk Persembahan Tuhan

Penelitian ~ Mumi Mesir kuno lebih dari sekedar manusia, segala macam mumi dari kuburan kuno termasuk kucing, anjing dan banyak burung adalah iman kepada tuhan.

Pencitraan tiga dimensi mumi alap-alap yang mati karena dipaksa makan berlebihan bahwa burung pemangsa dibesarkan dan mumi adalah persembahan kepada sang pencipta.

Setelah masa penuh gejolak antara tahun 600 SM hingga tahun 250 masyarakat membangkitan kultus hewan sebagai upaya untuk meningkatkan identitas spiritual nasional.

Raptor mati karena dipaksa makan terlalu banyak, perut terkandung tikus rumah dan burung mungkin tersedak sampai mati sebelum dikirim ke kuil-kuil untuk ditawarkan kepada ulama.

Para agamawan aktif melembagakan program pemuliaan gagak dan setelah dewasa dikeringkan kemudian dicelupkan ke dalam resin cair dan dibungkus untuk persembahan religius.

Mesir kuno percaya hewan tertentu memiliki avatar tertentu sebagai pembawa kuasa ilahi. Tapi yang dikorbankan nazar, jutaan mumi raptor dari periode waktu yang sama bertemu akhir mengerikan.


Para peneliti mendapat wahyu melalui pencitraan digital CT scan pada Alap-alap Eropa (Falco Tinnunculus) dan kecurigaan pemuliaan massal sebagai persembahan kepada yang maha kuasa.

Perut burung penuh Tikus Rumah (Mus musculus) termasuk 27 gigi dan sebagian burung gereja serta kerikil yang dimakan dan dimuntahkan kembali dengan kerongkongan menjulur ekor tikus.

"Mereka mati karena sesak napas yang disebabkan oleh makan berlebihan," kata Salima Ikram, arkeolog American University di Cairo.

"Setidaknya 2 tikus dicerna dengan baik dan seekor burung pipit dicerna sebagian. Ekor tikus terjebak dalam tenggorokan dan burung tersedak," kata Ikram.
Fatal force-feeding or Gluttonous Gagging? The death of Kestrel SACHM 2575

Salima Ikram et al.

Journal of Archaeological Science, 18 August 2015, DOI:10.1016/j.jas.2015.08.015

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.