Skip to main content

Filmisasi Tindakan Neuron Drosophila melanogaster

Penelitian ~ Otak lalat buah difilmkan dalam aksi hidup, video aktivitas saraf di otak dan sistem saraf pusat larva menandai langkah pencitraan ikan zebra dan langkah embrio tikus.

Pertama kalinya para ilmuwan menerangi jalur seluruh sistem saraf pusat dan itu semua dalam 3D. Para peneliti membuat video yang memungkinkan visualisasi tembakan neuron larva lalat buah Drosophila melanogaster.

Derak aktivitas saraf memungkinkan adegan dalam larva D. melanogaster merangkak mundur, kilas balik otak dan gelombang melalui sistem saraf dari atas tubuh kecil larva ke bawah.

Koneksi seluruh sistem saraf berpindah, beringsut kembali dan sebagainya seperti jeruk merah mengalir ke atas dan ke bawah pusat punggung dengan neon berkedip dan menyelinap bersama-sama.

Ketika larva bergerak ke depan, gelombang mengalir ke arah lain. Video merekam hampir pada level resolusi neuron tunggal bahwa teknik baru filmisasi aktivitas saraf di seluruh organisme sudah tersedia.

Para peneliti memodifikasi genetik neuron sehingga setiap sel berfluoresensi ketika api dipatik, mereka kemudian menggunakan mikroskop inovatif melibatkan lembar tembakan cahaya ke otak untuk merekam aktivitas.

Pada tahun 2013 para peneliti menghasilkan video aktivitas saraf di otak transparan larva ikan zebra. Pekan lalu mereka melaporkan larva alat buah yang dipeta dalam film terbaru lebih rumit.

Tidak seperti ikan zebra, sistem saraf lalat buah tidak transparan. Video baru menunjuk aktivitas saraf tidak hanya di otak, tapi seluruh sistem saraf setara sumsum tulang belakang mamalia.

Para peneliti melucuti central nervous system (CNS) untuk memeriksa hingga 1 jam setelah penghapusan. SSP terus spontan menyulut api dalam pola koordinasi aktivitas yang melandasi perilaku.

Untuk melihat tembakan gelombang neon neuron, tim peneliti dimodifikasi mikroskop untuk melihat spesimen dari 2 sisi secara bersamaan untuk merekonstruksi sebagian besar aktivitas saraf lemah.

Untuk menghasilkan film tingkat pencitraan harus ditingkatkan 25 kali lipat dan upgrade komputasi untuk memproses dan menganalisa terabyte informasi setiap percobaan. Agenda selanjutnya adalah mencitrakan embrio tikus.




Whole-central nervous system functional imaging in larval Drosophila

William C. Lemon1 et al.
  1. Howard Hughes Medical Institute, Janelia Research Campus, 19700 Helix Drive, Ashburn, Virginia 20147, USA
Nature Communications, 11 August 2015, DOI:10.1038/ncomms8924

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.