Skip to main content

Simpanse Pan troglodytes schweinfurthii Makan Tanah Liat

Credit: Vernon Reynolds et al
Penelitian ~ Komunitas simpanse Pan troglodytes schweinfurthii Sonso di Budongo Forest Reserve, Uganda barat, memakan tanah liat untuk mineral dan detoksifikasi.

Simpanse liar di hutan-hutan Uganda menggunakan tanah liat untuk melengkapi mineral diet. Perubahan mungkin disebabkan oleh kerusakan luas pohon palem rafia yang diandalkan asupan mineral di masa lalu.

Tapi alasan utama mereka tampaknya juga membantu detoksifikasi dan mencerna makanan. Laporan sebelumnya simpanse minum dari lubang tanah liat dan menyantap rayap.

Simpanse menggunakan daun seperti spons dengan mencelup di air tanah dan mengembalikan ke mulut. Mereka juga menggunakan jari-jari untuk mengambil benjolan tanah liat langsung dari tanah.

Credit: Vernon Reynolds et al

Tanah liat dan rayap tanah sangat tinggi mineral seperti aluminium, fitur lempung kaolinit, yang dimakan berbagai spesies termasuk manusia untuk membantu pencernaan dan detoksifikasi.

Diet simpanse sebagian besar terdiri dari buah-buahan dan daun, sangat tinggi tanin dan peneliti percaya tanah liat menyediakan cara penting bagi simpanse untuk menetralkan racun.

Praktek umum bagi perempuan lokal Budongo minum atau makan tanah liat hutan dicampur dengan air untuk mengatasi masalah perut dan selama kehamilan. Kaolinit, juga mengandung natrium, kalsium, besi, magnesium dan kalium.




Mineral Acquisition from Clay by Budongo Forest Chimpanzees

Vernon Reynolds1,2 et al.
  1. School of Anthropology, Oxford University, Oxford, United Kingdom
  2. Budongo Conservation Field Station, Masindi, Uganda
PLoS ONE, July 28, 2015, DOI:10.1371/journal.pone.0134075

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.