Skip to main content

Genggaman Jari Presisi Manusia Datang Pra Simpanse

Credit: Sergio Almécija et al.
Penelitian ~ Cengkeraman presisi adaptasi kuno yang membentang sejauh garis leluhur bahwa toolmaker datang sejak awal bersamaan evolusi neurologi dan pembesaran volume otak.

Ketangkasan tangan Homo sapiens warisan proporsi primitif, sedangkan jari panjang dan jempol pendek simpanse adaptasi bentuk ideal lebih khusus untuk hidup di pohon.

Tangan manusia keajaiban juru benang-jarum, melodi rumit tombol piano dan karya-karya abadi seni lukis. Para ilmuwan berteori tangan manusia adalah evolusi proporsi evolusi hanya jutaan tahun terakhir.

Tapi laporan baru menunjuk kesimpulan bentangan waktu terjauh. Beberapa aspek adalah anatomi bahkan lebih primitif dibanding banyak kera lainnya termasuk sepupu evolusioner Pan troglodytes.

Temuan memberi implikasi penting asal-usul toolmaking di antara perbedaan mencolok ketangkasan manusia dan simpanse yang berpisah dari Last Common Ancestor (LCA) 7 juta tahun lalu.

Jempol relatif panjang dan jari lebih pendek memungkinkan manusia menyentuh ibu jari untuk setiap titik di sepanjang deretan dan dengan demikian mudah menggenggam objek.

Simpanse, di sisi lain, memiliki jari panjang dan jempol pendek, cocok untuk berayun di pohon tetapi jauh lebih kurang berguna untuk melakukan genggaman presisi.

Para peneliti lebih dominan bahwa leluhur bersama simpanse dan manusia memiliki tangan seperti simpanse dan selanjutnya tangan manusia berubah atas tekanan seleksi alam untuk toolmaker.

Tapi baru-baru ini beberapa peneliti mulai menantang hipotesis bahwa tangan manusia berubah secara mendasar dalam proporsi sebelum percabangan evolusi simpanse.

Alat batu awal dating 3,3 juta tahun, tapi beberapa anggota awal garis manusia seperti Ardipithecus ramidus aka Ardi dating 4,4 juta tahun memiliki tangan mirip manusia modern, meskipun mereka tidak membuat alat.

Tahun 2010 Sergio Almécija, antropolog George Washington University, mulai berdebat bahkan kerabat awal manusia berdating 6 juta tahun pra percabangan manusia-simpanse juga sudah memiliki tangan mirip manusia.

Pekan ini Almécija dan rekan menganalisis jari kera dan monyet hidup dan punah termasuk Ardi, Homo neanderthalensis dan Australopithecus sediba. Sampel juga mencakup fosil 25 juta tahun Proconsul heseloni.

Tangan leluhur bersama simpanse-manusia memiliki jari lebih pendek kecuali ibu jari, mirip manusia modern. Gorilla gorilla dan Gorilla beringei yang menghabiskan sebagian besar waktu di tanah juga memiliki bentuk sama.
The evolution of human and ape hand proportions

Sergio Almécija1,2,3 et al.
  1. Center for the Advanced Study of Human Paleobiology, Department of Anthropology, The George Washington University, Washington, DC 20052, USA
  2. Department of Anatomical Sciences, Stony Brook University, Stony Brook, New York 11794, USA
  3. Institut Català de Paleontologia Miquel Crusafont (ICP), Universitat Autònoma de Barcelona, Edifici Z (ICTA-ICP), campus de la UAB, c/ de les Columnes, s/n., 08193 Cerdanyola del Vallès (Barcelona), Spain
Nature Communications, 14 July 2015, DOI:10.1038/ncomms8717

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.