Skip to main content

Nyamuk Modifikasi Genetik Bombardir Demam Berdarah

Credit: Muhammad Mahdi Karim
Penelitian ~ Nyamuk modifikasi bormbardir macan loreng di kota Brasil. Serangga pembunuh telah dilancarkan, jutaan nyamuk Genetically Modified (GM) dilepas dalam pertempuran melawan demam berdarah.

Nyamuk GM semua laki-laki dan ketika kawin dengan betina asli mewariskan gen yang menyebabkan larva mati. Rencananya GM harus melebihi jumlah laki-laki asli sehingga menggerus transmiter dengue dan Chikungunya.

Nyamuk GM dproduksi biotek Oxitec Ltd berbasis di Abingdon, Inggris, dan pabrik budidaya massal di Campinas, Brazil. Oxitec mengantongi izin komersil dan melepaskan di mana saja di Brasil.

"Mereka meminta kami mengambil lingkungan terburuk untuk membuktikan kerjanya," kata Hadyn Parry, kepala eksekutif Oxitec.

Sejak April lalu 6 juta GM telah dilepas di pinggiran Piracicaba, wilayah Brasil terbanyak Aedes aegypti. Oxitec juga menunggu izin Food and Drug Administration (FDA) untuk uji coba di Key Haven di Florida Keys.

Nyamuk GM juga membawa gen yang membuat larva bersinar merah di bawah ultraviolet sehingga mudah dilihat mata para peneliti di mana nyamuk betina bertelur dan menghitung proporsi larva merah dibanding asli.

Bagaimanapun modifikasi genetik jauh lebih ideal dibanding racun serangga. Batas teoritis waktu 6 bulan nyamuk GM harus mengurangi 95 persen nyamuk asli, sedangkan kemampuan insektisida tidak lebih dari 50 persen.
Suppression of a Field Population of Aedes aegypti in Brazil by Sustained Release of Transgenic Male Mosquitoes

Danilo O. Carvalho1,2 et al.
  1. Oxitec Ltd, Abingdon, Oxfordshire, United Kingdom
  2. Departamento de Parasitologia, Instituto de Ciências Biomédicas, Universidade de São Paulo, São Paulo, Brasil
PLoS Neglected Tropical Diseases, July 2, 2015, DOI:10.1371/journal.pntd.0003864

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.