Skip to main content

Planet Mengayun Gelombang Puing Beta Pictoris

Credit: NASA Goddard Scientific Visualization Studio
Penelitian ~ Sistem ekstrasurya Beta Pictoris yang penuh kekerasan mengayun-ayun gelombang, simulasi menyematkan fitur tarian disc di sekitar bintang muda.

Sebuah planet raksasa membuat kegaduhan di sabuk reruntuhan yang mengorbit bintang muda Beta Pictoris. Senggolan planet menciptakan gelombang spiral menyapu disk berdebu.

Seperti kerikil jatuh ke dalam air, planet mengirimkan riak ke dalam debu dan batu di sekitar bintang host. Arus balik menghasilkan gelombang spiral yang duduk di konstelasi Picto sejauh 63 tahun cahaya dari Bumi.

Beta Pictoris adalah dunia fantastis begitu dekat dengan Tata Surya tetapi keras dan kacau. Sistem cukup muda yang terbentuk sekitar 21 juta tahun lalu ketika mammoth mulai menjelajahi Bumi.

Erika Nesvold, astrofisikawan University of Maryland di Baltimore County, dan Marc Kuchner, astrofisikawan NASA Goddard Space Flight Center di Greenbelt, membangun simulasi komputer dari sistem yang chaos.

Disk puing-puing masih aktif dengan tumbukan batu dan es tanpa berujung atau menggiling menjadi fragmen yang lebih halus bersama rumpun besar karbon monoksida.

"Kami menunjuk banyak fitur dengan mudah yang menjelaskan benturan gelombang spiral dalam disk dengan gerakan dan gravitasi Beta Pictoris b," kata Kuchner.

"Sama seperti seseorang menembak meriam di kolam renang, planet melaju membawa perubahan besar dalam disk puing-puing setelah mencapai orbit," kata Kuchner.

Beta Pictoris b adalah exoplanet sekitar 9 kali massa Jupiter dengan garis orbit setara Saturnus dan mengambil waktu 20 tahun untuk menyelesaikan orbit tunggal di sekitar.

Algoritma Superparticle-Method Algorithm for Collisions in Kuiper belts (SMACK) memerlukan 11 hari bagi superkomputer untuk melacak bagaimana 100.000 superpartikel berinteraksi seumur hidup.

"Salah satu pertanyaan mengganggu tentang Beta Pictoris bagaimana planet berakhir dengan orbit aneh. Simulasi kami tiba di sana sekitar 10 juta tahun yang lalu, mungkin setelah berinteraksi dengan planet lain," kata Nesvold.



A SMACK Model of Colliding Planetesimals and Dust in the β Pictoris Debris Disk: Thermal Radiation and Scattered Light

Erika R. Nesvold, Marc J. Kuchner

arXiv (Submitted on 23 Jun 2015), arXiv:1506.07187

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.