Skip to main content

Cincin X-ray Ukur Jarak Bintang Neutron Circinus X-1

Credit: NASA/CXC/DSS/Univ. of Wisconsin-Madison/S. Heinz et al
Penelitian ~ Cincin dewa mengungkap jarak bintang neutron, refleksi awan debu ditambah trigonometri menempatkan Circinus X-1 pada jarak 31.000 tahun cahaya.

Sebuah benteng kosmik membantu astronom mengukur jarak bintang neutron. Cincin konsentris X-ray memantul dari debu menunjuk sisa-sisa bintang dalam akurasi 31.000 tahun cahaya di konstelasi Circinus.

Observatorium NASA Chandra X-ray dan teleskop ESA XMM-Newton menyerap gema X-ray dari 4 cincin yang terdefinisi di antara bintang neutron di pusat sistem Circinus X-1 dan pengamat.

Circinus X-1 adalah biner X-ray tua rendah massa di bidang pandang galaksi Bima Sakti yang mengandung sebuah bintang neutron yaitu bangkai padat bintang masif sisa ledakan supernova.

Bintang neutron dalam orbit dengan bintang pendamping yang diselimuti awan tebal gas antar-bintang, sistem juga sumber jet mengejutkan partikel kuat berenergi tinggi.

Kecepatan jet yang dihasilkan Circinus X-1 setidaknya 99,9 persen kecepatan cahaya di mana kecepatan ekstrim biasanya terkait dengan jet yang diproduksi oleh lubang hitam.

"Pada tahun 2013, bintang neutron mengalami ledakan besar selama 2 bulan sebagai salah satu sumber terang X-ray di langit. Kemudian gelap lagi," kata Sebastian Heinz, astronom University of Wisconsin-Madison.

Credit: S. Heinz/University of Wisconsin-Madison
Heinz dan rekan melakukan serangkaian pengamatan tindak lanjut menggunakan Chandra dan XMM-Newton untuk menemukan 4 cincin yang muncul sebagai lingkaran di sekitar bintang neutron Circinus X-1.

Cincin adalah gema cahaya tahun 2013 bahwa ledakan sinar-X dari sistem bintang terpantul awan debu di antara Circinus X-1 dan Bumi bahwa keempat cincin refleksi awan debu padat antara pengamat dan sisa supernova.

"Sama seperti kelelawar menggunakan sonar untuk melacak lokasi, kita dapat menggunakan sinar-X dari Circinus X-1 untuk mencari tahu persis tempatnya," kata Heinz.

Temuan baru mengendapkan laporan sebelumnya yang menetapkan jarak pada 13.000 tahun cahaya. Perbedaan perkiraan jarak memiliki implikasi setiap properti lain yang telah diamati sebelumnya terhadap Circinus X-1.
Lord of the Rings: A Kinematic Distance to Circinus X-1 from a Giant X-Ray Light Echo

Sebastian Heinz, Michael G. Burton, Catherine Braiding, William N. Brandt, Peter G. Jonker, Paul Sell, Robert P. Fender, Michael A. Nowak, Norbert S. Schulz

arXiv, Submitted on 19 Jun 2015, arXiv:1506.06142

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.