Skip to main content

Tikus Bermimpi Ke Tempat yang Ingin Dikunjungi

Penelitian ~ Tikus bermimpi tempat-tempat yang ingin didatangi. Tikus Werog (Rattus rattus) memimpikan masa depan saat tidur atau istirahat, otak mensimulasi perjalanan ke tujuan yang didambakan.

Tikus penuh nafsu berkelana dan bermimpi ke tempat-tempat yang ingin mereka kunjungi. Ketika tidak dapat meraih makanan, mereka mendapatkannya dalam mimpi saat tertidur.

"Ini seperti melihat brosur liburan ke Yunani sebelum Anda pergi, malam itu Anda bermimpi tentang gambar di brosur," kata Hugo Spiers, neurosaintis University College London.

Spiers dan rekan memasang 50 elektroda untuk merekam aktivitas otak ketika Rattus rattus tidur. Tikus membuka memori dengan berjalan di labirin bahwa mereka dengan hati-hati merencanakan strategi untuk mengakses makanan.

Peta mental dunia disimpan dalam hippocampi, dua struktur melengkung di kedua sisi otak yang mengeksplorasi lingkungan berbeda untuk dicatat dalam kombinasi tembakan neuron hippocampus.

Kemampuan membayangkan kejadian masa depan sama seperti manusia. Selama tidur sel-sel memberi peta internal bahwa otak sedang melakukan simulasi atau mempersiapkan jalur masa depan yang mengarah ke tujuan yang diinginkan.

"Selama tidur atau istirahat, replay hippocampus membuka perjalanan dalam peta yang membantu memperkuat memori. Sebuah hipotesis bahwa ulangan tersebut membentuk isi mimpi," kata Spiers.
Hippocampal place cells construct reward related sequences through unexplored space

H Freyja Ólafsdóttir1,2 et al.
  1. Institute of Behavioural Neuroscience, Department of Experimental Psychology, Division of Psychology and Language Sciences, University College London, London, United Kingdom
  2. Department of Cell and Developmental Biology, University College London, London, United Kingdom
eLife, June 26, 2015, DOI:10.7554/eLife.06063

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.