Skip to main content

Co-evolusi Serangga dan Brassica Untuk Rasa Lezat

Credit: Hanna Heidel-Fischer, Max Planck Institute for Chemical Ecology
Penelitian ~ Lain kali Anda perlu berterima kasih kepada kawan ulat dan brassica untuk rasa rempah sesawi ketika meletakkan mustard pada sandwich atau wortel pada burger.

Sementara bumbu membuat lezat, minyak mustard yang menciptakan rasa adalah hasil jutaan tahun tanaman membangun pertahanan terhadap hama. Tetapi pada saat yang sama kupu-kupu kubis melawan pertahanan tersebut.

Sejak itu perlombaan senjata evolusioner tanaman dan serangga dimulai. Epik perang genetik mensetting co-evolusi kupu-kupu dan tanaman brassicales, urutan keluarga mustard yang mencakup kubis, brokoli dan kale.

"Kami menemukan bukti genetik perlombaan senjata antara mustard, kubis dan brokoli dengan serangga seperti kupu-kupu," kata Chris Pires, biolog University of Missouri di Columbia.

"Tanaman menduplikasi genom dan beberapa salinan gen mengembangkan sifat baru pertahanan kimia dan kemudian kupu-kupu kubis merespon cara-cara baru untuk memerangi," kata Pires.

Senyawa glucosinolates membuat rasa tajam pada tanaman untuk mengusir ulat, kupu-kupu dan hama lain. Spesies brassicales mengevolusi pertahanan glukosinolat ini sejak 80 juta tahun lalu saat tumbangnya dinosaurus.

Bagi kebanyakan serangga, glucosinolates adalah racun mematikan. Tetapi bagi hewan tertentu seperti kupu-kupu kubis berusaha mengevolusi cara untuk detoksifikasi.

"Melihat variasi mekanisme detoksifikasi antar spesies dan salinan gen memberi kami wawasan evolusi penting," kata Hanna Heidel-Fischer, biolog Max Plank Institute for Chemical Ecology di Jerman.

Ada 9 genom brassicales dan menghasilkan transcriptomes pada 14 keluarga brassicales. Sebuah peta pohon evolusi yang melihat di mana perubahan pertahanan utama terjadi.
The butterfly plant arms-race escalated by gene and genome duplications

Patrick P. Edger1,2,3 et al.
  1. Division of Biological Sciences, University of Missouri, Columbia, MO 65211
  2. Department of Ecology and Evolutionary Biology, University of Arizona, Tucson, AZ 85721
  3. Department of Plant and Microbial Biology, University of California, Berkeley, CA 94720
Proceedings of the National Academy of Sciences, June 22, 2015, DOI:10.1073/pnas.1503926112

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.