Skip to main content

Lensa Gravitasi Memperbesar Galaksi Jauh SDP.81

Credit: ALMA (NRAO/ESO/NAOJ)/Y. Tamura (The University of Tokyo)
Laporan Penelitian ~ Tujuh tim astronom menemukan pemijahan bintang di galaksi kuno 11,6 miliar tahun. Beberapa galaksi begitu jauh bahwa mereka hanya muncul sebagai titik tanpa menyampaikan cahaya untuk pengamat Bumi.

SDP.81 atau HATLAS J090311.6 + 003906 ditemukan tahun 2010 oleh Herschel Space Observatory. Galaksi terlihat pada saat alam semesta berumur 15 persen dari usia saat ini atau 2,4 miliar tahun pasca Big Bang.

Tapi berkat galaksi yang lebih dekat bertindak sebagai gravitationally lensing, para astronom mampu melihat area pembentuk bintang di galaksi jauh seperti SDP.81.

Sebuah panorama paling rinci sebuah galaksi jauh kembali ke dalam sejarah alam semesta berkat galaksi lain di antara garis langsung SDP.81 dan Bumi. Gravitasi membengkok cahaya SDP.81 mirip kerja lensa memperbesar.

Cahaya mengambil alih 2 kali waktu untuk mencapai Bumi, detouring sepanjang jalur di sekitar galaksi latar depan sejauh 4 miliar tahun cahaya dari Tata Surya memberi contoh sempurna Einstein ring.

Dilihat dari Bumi, galaksi muncul membesar sebagai lingkaran. Tujuh tim astronom menggunakan data Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) untuk rekonstruksi SDP.81 meski blur.

Credit: ALMA (NRAO/ESO/NAOJ)/Y. Tamura (The University of Tokyo)/Mark Swinbank (Durham University)
Resolusi luar biasa ALMA yang terdiri dari 66 hidangan piring teleskop radio di dataran tinggi Gurun Atacama Chili menggabungkan sinyal radio untuk melihat detail halus.

Scan spasi piring bergerak sampai batas maksimum 15 kilometer dengan resolusi detail 6 kali lebih jelas dari Hubble Space Telescope yang melihat dalam gelombang cahaya inframerah.

Delapan laporan mendeskripsi bagaimana pengukuran massa, rotasi dan runtuhan gumpalan gas. Awan debu besar mengandung molekul dingin gas seperti bintang dan planet Nebula Orion di galaksi Bima Sakti.

High-resolution ALMA observations of SDP.81. I. The innermost mass profile of the lensing elliptical galaxy probed by 30 milli-arcsecond images, arXiv:1503.07605

Revealing the complex nature of the strong gravitationally lensed system H-ATLAS J090311.6+003906 using ALMA, arXiv:1503.08720

ALMA maps the Star-Forming Regions in a Dense Gas Disk at z~3, arXiv:1505.05148

The Inner Mass Distribution of the Gravitational Lens SDP.81 from ALMA Observations, arXiv:1503.05558

High-resolution ALMA Observations of SDP.81. II. Molecular Clump Properties of a Lensed Submillimeter Galaxy at z=3.042, arXiv:1503.07997

ALMA Long Baseline Observations of the Strongly Lensed Submillimeter Galaxy HATLAS J090311.6+003906 at z=3.042, arXiv:1503.02652

ALMA imaging of SDP.81 - I. A pixelated reconstruction of the far-infrared continuum emission, arXiv:1503.02025

ALMA imaging of SDP.81 - II. A pixelated reconstruction of the CO emission lines, arXiv:1506.01425

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.