Skip to main content

Protein Niemann-Pick C1 (NPC1) Sindikat Mafia Ebola

Credit: Albert Einstein College of Medicine
Laporan Penelitian - Protein palang pintu Ebola diidentifikasi, tikus kurang molekul transportasi seluler terlindungi infeksi. Ebola bergantung pada molekul host untuk menyelinap ke dalam sel.

Tikus dengan sedikit protein Niemann-Pick C1 (NPC1), benar-benar terlindungi dari infeksi Ebola. Desain obat yang menargetkan NPC1 berpotensi menghentikan Ebola yang berniat masuk ke dalam sel manusia.

Pada tahun 2011, Kartik Chandran, virulog Albert Einstein College of Medicine di New York City, dan rekan meraba NPC1 sebagai mitra potensial Ebola dalam sindikat kejahatan sel.

Protein terletak di membran yang membantu slip virus menerobos pertahanan sel. Setelah di dalam sel host, Ebola dapat menetap dan membajak alat molekul yang dibutuhkan untuk berkembang biak.

Tetapi para ilmuwan tidak tahu betapa penting NPC1 dalam pekerjaan kotor Ebola ini. Sekarang Chandran dan rekan menyuntikkan tikus menghapus NPC1. Benar saja, tikus mampu menangkis virus sepenuhnya.

Tikus dengan protein NPC1 yang tidak begitu beruntung. Mereka meninggal dalam 9 hari dari injeksi. NPC1 biasanya mengangkut kolesterol melalui sel, tapi manusia tanpa protein ini dapat mengembangkan demensia.
Niemann-Pick C1 Is Essential for Ebolavirus Replication and Pathogenesis In Vivo

Andrew S. Herbert1 et al.
  1. U.S. Army Medical Research Institute of Infectious Diseases, Fort Detrick, Frederick, Maryland, USA
mBio, 26 May 2015, DOI:10.1128/mBio.00565-15

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.