Skip to main content

Rahang Semut Untuk Melarikan Diri Dari Predator

Gambar: Fredrick J. Larabee & Andrew V. Suarez
Laporan Penelitian - Semut Rahang melenting ke langit untuk menghindari kematian, Odontomachus brunneus melompat 216 kilometer per jam agar tidak jadi kudapan predator.

Semut Rahang (Odontomachus brunneus) bersenjata tanggem tenaga kuda menjebretkan diri dari tanah yang membawanya meluncur tinggi di udara untuk menyelamatkan diri.

Semut Singa (Myrmeleon carolinus) mengubur diri di bawah sumur perangkap dan menunggu mangsa terperosok ke dasar dan tidak bisa memanjat lereng berpasir.

Teknik peluncuran menjadi berlipat ganda untuk menghindari kemungkinan jatuh di tempat yang sama. Rahang pegas melontarkan diri jungkir balik seperti kursi pelontar pilot.

"Laporan sebelumnya bahwa Semut Rahang terkadang melompat dengan rahang, tapi tidak diketahui apakah perilaku ini untuk melarikan diri dari predator," kata Fredrick Larabee, graduate University of Illinois.

Semut mengevolusi diri dengan rahang secara independen setidaknya 4 kali sebagai perlombaan senjata dari gerakan super cepat, alat penyuntik racun, berburu mangsa hingga menjaga sarang.



Mandible-Powered Escape Jumps in Trap-Jaw Ants Increase Survival Rates during Predator-Prey Encounters

Fredrick J. Larabee & Andrew V. Suarez

PLoS ONE, May 13, 2015, DOI:10.1371/journal.pone.0124871

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.