Skip to main content

Rahang Semut Untuk Melarikan Diri Dari Predator

Gambar: Fredrick J. Larabee & Andrew V. Suarez
Laporan Penelitian - Semut Rahang melenting ke langit untuk menghindari kematian, Odontomachus brunneus melompat 216 kilometer per jam agar tidak jadi kudapan predator.

Semut Rahang (Odontomachus brunneus) bersenjata tanggem tenaga kuda menjebretkan diri dari tanah yang membawanya meluncur tinggi di udara untuk menyelamatkan diri.

Semut Singa (Myrmeleon carolinus) mengubur diri di bawah sumur perangkap dan menunggu mangsa terperosok ke dasar dan tidak bisa memanjat lereng berpasir.

Teknik peluncuran menjadi berlipat ganda untuk menghindari kemungkinan jatuh di tempat yang sama. Rahang pegas melontarkan diri jungkir balik seperti kursi pelontar pilot.

"Laporan sebelumnya bahwa Semut Rahang terkadang melompat dengan rahang, tapi tidak diketahui apakah perilaku ini untuk melarikan diri dari predator," kata Fredrick Larabee, graduate University of Illinois.

Semut mengevolusi diri dengan rahang secara independen setidaknya 4 kali sebagai perlombaan senjata dari gerakan super cepat, alat penyuntik racun, berburu mangsa hingga menjaga sarang.



Mandible-Powered Escape Jumps in Trap-Jaw Ants Increase Survival Rates during Predator-Prey Encounters

Fredrick J. Larabee & Andrew V. Suarez

PLoS ONE, May 13, 2015, DOI:10.1371/journal.pone.0124871

Comments

Popular

Ancient Steroids Establish the Ediacaran Fossil Dickinsonia as One of the Earliest Animals

Mathematician Michael Atiyah Claims a Simple Proof for Riemann Hypothesis

Habitual Tool Use Innovated by Free-living New Zealand Kea

Chinese scientists call for cooperation against asteroid threat

Ayam Jantan Pangkat Tertinggi Hak Berkokok Pertama