Skip to main content

Kiamat Capitanian Masuk Daftar Enam Besar Kepunahan

LaporanPenelitian.com - Bumi mengalami bencana terburuk disebut "kepunahan lima besar". Sekarang kepunahan keenam yang sejajar kepuhanan dinosaurus harus masuk rangking.

Paleontolog berdebat kepunahan massal keenam yang memukul 260 juta tahun lalu di akhir umur geologi Capitanian layak menjadi anggota klub eksklusif kiamat Bumi.

Laporan baru memberi bukti kematian besar-besaran kehidupan di tempat yang sekarang Norwegia. Bukti sebelumnya kepunahan di perairan tropis yang berarti Capitanian adalah bencana global.

"Pertama kalinya kita mengatakan ini kepunahan global sejati," kata David Bond, paleontolog University of Hull di Inggris.

Acara Capitanian tepat 8 juta tahun sebelum kiamat Permian. Setara pukulan asteroid yang membunuh regim dinosaurus 66 juta tahun lalu, meskipun dengan korban lebih sedikit dan kurang menarik.

Paleontolog menemukan bukti fosil pertama peristiwa Capitanian pada awal tahun 1990 dalam formasi batuan di China. Kebanyakan foraminifera bersama banyak spesies Brachiopoda.

Tersangka utama satu set ledakan vulkanik kuno di China. Banjir basal panas merilis sejumlah besar sulfur dan karbon dioksida yang mendinginkan Bumi secara cepat diikuti pemanasan global panjang.

Gas mendorong pengasaman dan penipisan oksigen di lautan. Banyak ilmuwan berpikir ledakan besar setara aktivitas gunung berapi di Siberia yang memicu kepunahan di akhir Permian.

"Mereka semua mati. Ini seperti zona kematian," kata Paul Wignall, paleontolog University of Leeds di UK.
An abrupt extinction in the Middle Permian (Capitanian) of the Boreal Realm (Spitsbergen) and its link to anoxia and acidification

David P.G. Bond1 et al.
  1. Department of Geography, Environment and Earth Sciences, University of Hull, Hull, HU6 7RX, United Kingdom
Geological Society of America Bulletin, April 14, 2015, DOI:10.1130/B31216.1. Gambar: Dierk Blomeier. For David P.G. Bond and colleagues, GSA Bulletin, 2015

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.