Skip to main content

Pertarungan Kanibalisme Tyrannosaurid Daspletosaurus

LaporanPenelitian.com - Dinosaurus tyrannosaurus berjuang dan makan satu sama lain, periode Cretaceous adalah dunia bipedal tyrannosaur makan tyrannosaurus.

Bekas gigitan pra dan post mortem tengkorak tyrannosaur Daspletosaurus, sepupu Tyrannosaurus rex, cukup besar. Forensik menjadi bukti keduanya bertempur dan kanibalisme.

Kehidupan yang sulit dengan derita banyak luka di kepala termasuk beberapa tusukan cukup jahat. Perkelahian serius di antara para predator selama hidup dalam tagihan dinosaurus lain.

"Meskipun tidak semua dari mereka dapat dikaitkan dengan gigitan, secara khusus di belakang kepala membekas tusukan gigi," kata David Hone, paleontolog Queen Mary University of London.

Tidak keterlaluan bagi tyrannosaurus untuk bersaing atau makan satu sama lain yang membuka wawasan isi kulkas dalam memahami prevalensi perilaku ekologi reptil punah periode Cretaceous Akhir antara 77 dan 74 juta tahun lalu.

Keduanya predator aktif dan pemulung di tempat yang sekarang Amerika Utara. Remaja memiliki panjang 6 meter dan berat 500 kg. Banyak luka di tengkorak selama hidup. Kematian satu yang segera dipulung tyrannosaurus lain.

"Perubahan permukaan tulang menunjukkan penyembuhan yang berarti cedera ini tidak fatal dan hewan hidup untuk beberapa waktu setelah mereka dipukul jatuh," kata Hone.




Pre- and postmortem tyrannosaurid bite marks on the remains of Daspletosaurus (Tyrannosaurinae: Theropoda) from Dinosaur Provincial Park, Alberta, Canada

DWE Hone1, DH Tanke2
  1. School of Biological and Chemical Sciences, Queen Mary, University of London, London, UK
  2. Royal Tyrrell Museum, Drumheller, Alberta, Canada
PeerJ, April 9, 2015, DOI:10.7717/peerj.885. Gambar: Luis Rey

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.