Skip to main content

Perbandingan Gen Lacak Asal-Usul Etnis Budak Afrika

www.LaporanPenelitian.com - Asal-usul tepat 12 juta budak Afrika yang dikirim ke Dunia Baru antara tahun 1500 dan 1850 terlihat remang-remang.

Beberapa catatan sejarah tidak pasti karena budak disortir berdasarkan pendaratan dan bukan negara dari mana mereka datang. Laporan baru menegaskan tiga negara modern Kamerun, Ghana dan Nigeria.

Rekonstruksi DNA menggunakan pendekatan seluruh capture genom 3 budak yang digali di pantai pulau Karibia St Martin mampu melacak mereka berasal dari daerah berbahasa Bantu Kamerun dan non-berbahasa Bantu Nigeria dan Ghana.

"Untuk pengetahuan kita, temuan ini memberi bukti langsung pertama asal-usul etnis diperbudak Afrika, pada catatan waktu sejarah yang langka," kata Hannes Schroeder, geogenetikawan University of Copenhagen.

"Data genom menyediakan tipe yang lain dari catatan yang dapat memberikan penerangan baru tentang pertanyaan sejarah lama," kata Hannes Schroeder.
Genome-wide ancestry of 17th-century enslaved Africans from the Caribbean

Hannes Schroeder1 et al.
  1. Centre for Geogenetics, Natural History Museum of Denmark, University of Copenhagen, 1350 Copenhagen, Denmark
  2. Faculty of Archaeology, Leiden University, 2300 Leiden, The Netherlands
Proceedings of the National Academy of Sciences, March 9, 2015, DOI:10.1073/pnas.1421784112

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.