Skip to main content

Bakteri Ultra-Kecil Dengan Volume 0,009 Mikron Kubik

www.LaporanPenelitian.com - Rincian mikroskop pertama bakteri pada batas ukuran kehidupan lebih rendah, para ilmuwan menonton pertama kali bakteri ultra-kecil sekecil batas kehidupan di planet.

Sel-sel memiliki volume 0,009 mikron kubik (1 mikron adalah sepersejuta meter). Sekitar 150 bakteri ini bisa muat dalam sel Escherichia coli dan 150.000 bisa muat dalam ujung rambut manusia.

Bakteri cukup aneh dan dalam beberapa kasus lebih kecil dari perkiraan batas-batas ukuran kehidupan. Sel masih mengakomodasi materi yang cukup untuk mempertahankan hidup.

"Bakteri ultra-kecil ini adalah contoh kehidupan mikroba di Bumi yang kita tahu hampir tidak ada," kata Jillian Banfield, enviromentalis University of California Berkeley.

Sel-sel padat spiral mungkin DNA, jumlah sangat kecil ribosom dan metabolisme mungkin mengharuskan mereka bergantung pada bakteri lain untuk banyak kebutuhan hidup.

"Mereka misterius. Bakteri ini terdeteksi di banyak lingkungan dan memainkan peran penting dalam komunitas mikroba dan ekosistem. Tapi kita belum sepenuhnya memahami apa yang mereka lakukan," kata Banfield.

Tidak ada konsensus bagaimana organisme kecil dapat hidup dan strategi optimasi ruang untuk sel pada batas ukuran yang lebih rendah. Laporan baru menjadi langkah penting dalam mencirikan ukuran, bentuk dan struktur internal sel.




Diverse uncultivated ultra-small bacterial cells in groundwater

Birgit Luef1 et al.
  1. Department of Earth and Planetary Science, University of California, Berkeley, California 94720, USA
Nature Communications, 27 February 2015, DOI:10.1038/ncomms7372. Gambar: Berkeley Lab; Video: Birgit Luef et al.

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.