Skip to main content

Gen ARHGAP11B Saklar Otak Besar Manusia

www.LaporanPenelitian.com - Saklar genetik membesarkan otak manusia, gen otak manusia menumbuhkan korteks keriput pada tikus.

Para ilmuwan memperluas ukuran otak tikus dengan memberi sepotong DNA manusia. Otak manusia membengkak jadi sekitar 3 kali lipat ukuran leluhur berkat beberapa tweak genetik.

Ketika para ilmuwan menyuntikkan gen yang ditemukan hanya pada manusia ke dalam otak embrio tikus, otak tikus normal mulus tumbuh berkerut seperti lipatan pada otak manusia.

Lipatan adalah lapisan korteks. Sebuah saklar genetik meningkatkan ukuran otak 12 persen lebih besar dari versi simpanse yang mengungkap beberapa langkah evolusi kognitif Homo sapiens.

"Kami secara khusus ingin mengetahui gen yang aktif selama perkembangan korteks, bagian penting pada manusia dan primata lainnya," kata Marta Florio, genetikawan Max Planck Institute of Molecular Cell Biology and Genetics di Dresden.

Jaringan pada manusia memiliki 56 gen yang tidak dimiliki rekan-rekan tikus. Salah satu yang paling aktif dalam membagi sel induk janin manusia adalah ARHGAP11B, gen yang sudah diduga berperan dalam evolusi manusia.

Gen ini muncul setelah gen leluhur membuat salinan lengkap dari dirinya sendiri. Duplikasi terjadi setelah manusia dan simpanse memisahkan diri dart garis keturunan. Manusia memiliki versi tambahan sedangkan simpanse tidak.
Human-specific gene ARHGAP11B promotes basal progenitor amplification and neocortex expansion

Marta Florio1 et al.
  1. Max Planck Institute of Molecular Cell Biology and Genetics, Pfotenhauerstraße 108, D-01307 Dresden, Germany
Science, February 26 2015, DOI:10.1126/science.aaa1975. Gambar: M. Florio and W. Huttner/Max Planck Institute of Molecular Cell Biology and Genetics

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.