Skip to main content

Wabah Black Death Datang Ketika Asia Tengah Hangat

LaporanPenelitian.com - Pes berkunjung ke Eropa di abad pertengahan secara periodik, wabah meletus pada tahun-tahun berikutnya ketika suhu nyaman di benua lain.

Black Death menjadi tamu berulang di Eropa abad pertengahan. Wabah yang menewaskan jutaan orang dipicu oleh cuaca hangat Asia Tengah.

Sebuah tim mencatat fluktuasi iklim bahwa ruam penyakit di Eropa mengikuti periode cuaca hangat di Asia Tengah, bukan diimpor orang-orang ke Eropa dari Asia dalam peristiwa sekali.

"The Black Death sulit dipahami dari apa yang terjadi di Eropa. Anda harus memahami apa yang terjadi di Asia Tengah," kata Nils Stenseth, biolog University of Oslo di Norwegia.

Stenseth dan tim menyelidiki catatan cincin pohon juniper di Eropa dan Asia Tengah untuk melacak bagaimana iklim berubah selama bertahun-tahun di setiap daerah.

Lebih dari 7.700 wabah didokumentasikan di Eropa dan iklim Eropa tidak memiliki hubungan dengan wabah. Tapi ketika iklim hangat di Asia Tengah, wabah muncul di Eropa 15 tahun kemudian.

Bakteri Yersinia pestis menumpang kutu yang diangkut Tikus Gerbil (Rhombomys opimus) Asia Tengah. Cuaca hangat dan basah menghijaukan tumput bagi gerbil dan kutu lebih aktif.

"Peningkatan suhu 1 derajat akan berlipat ganda prevalensi wabah pada populasi gerbil," kata Stenseth.

Kutu dari gerbil melompat ke tikus di kapal untuk mencari host. Akhirnya bermigrasi ke Eropa melalui jalur perdagangan Silk Road dan laut. Tidak seperti gerbil, tikus mudah ditaklukkan sehingga meninggalkan wabah tanpa host.
Climate-driven introduction of the Black Death and successive plague reintroductions into Europe

Boris V. Schmid1 et al.
  1. Centre for Ecological and Evolutionary Synthesis, Department of Biosciences, University of Oslo, NO-0316 Oslo, Norway
Proceedings of the National Academy of Sciences, Jurnal, Tanggal, DOI:10.1073/pnas.1412887112

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.