Skip to main content

Awan Misterius Melayang Tinggi di Tenggara Planet Mars

LaporanPenelitian.com - Kabut misterius Mars membingungkan para ilmuwan. Awan ditemukan melayang tinggi di atas permukaan Planet Merah.

Kabut besar, pertama kali ditemukan astronom amatir 12 Maret 2012, menentang pemahaman baru tentang fisika atmosfer di Mars. Lebar lebih dari 1000 kilometer jauh lebih besar daripada pengamatan sebelumnya.

Fenomena terlihat di sepanjang batas tepi planet ketika malam hari antara 200 hingga 250 kilometer di atas wilayah Terra Cemmeria yaitu belahan tenggara Mars.

"Saya pertama kali melihatnya saat memproses data dan melihat seperti artefak. Animasi beberapa frame memiliki fitur nyata, tapi saya tidak bisa menjelaskan," kata Wayne Jaeschke, astronom amatir di Florida.

Awan besar berlangsung setidaknya 11 hari dengan cepat berubah bentuk dari gumpalan ganda menjadi pilar. Pada tanggal 6 April 2012 awan serupa muncul di area sama dan ketinggian sama yang berlangsung sekitar 10 hari.

"Saya pikir masih ada beberapa diskusi tentang medan magnet sebagai faktor karena angin Matahari tinggi pada waktu itu. Kami melihat beberapa coronal mass ejections besar yang melewati Mars," kata Jaeschke.

Tapi intensitas aurora jauh lebih kecil yang berarti aktivitas aurora tidak sepenuhnya konsisten. Karbon dioksida dan kristal es sering hadir di atmosfer Mars, tapi selalu di bawah ketinggian 100 kilometer.

"Pagi adalah satu-satunya waktu kami mampu melihat debu. Jika itu adalah kondensat es, maka hilang pada siang hari," kata Jaeschke.

"Atau, karena perubahan sudut Matahari, awan mungkin belum cukup terang bagi kita untuk melihat latar belakang terang permukaan planet," kata Jaeschke.
An extremely high-altitude plume seen at Mars’ morning terminator

A. Sánchez-Lavega1,2 et al.
  1. Departamento de Física Aplicada I, ETS Ingeniería, Universidad del País Vasco, Alameda Urquijo s/n, 48013 Bilbao, Spain
  2. Unidad Asociada Grupo Ciencias Planetarias UPV/EHU-IAA (CSIC), Alameda Urquijo s/n, 48013 Bilbao, Spain
Nature, 16 February 2015, DOI:10.1038/nature14162. Gambar: W. Jaeschke/D. Parker/NOAA/Grupo Ciencias Planetarias (GCP) UPV/EHU

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.