Skip to main content

Bangau Ibis Geronticus Eremita Bergilir Memimpin

www.LaporanPenelitian.com - Migrasi Ibis bergiliran memimpin formasi terbang klasik V, Bangau Ibis (Geronticus Eremita) berkepala botak terbang sebagai sebuah tim.

Terbang dalam formasi V, burung-burung mengkoordinasi gerakan dan bertukar tempat sehingga setiap burung mendapat giliran terbang di depan untuk menghemat energi.

Menggunakan data logger terpasang di burung dan pesawat parasut, tim peneliti memfollow 14 Bangau Ibis Botak Utara (Geronticus Eremita) saat migrasi tahunan dari Austria ke Italia.

Sejenis bangau menghabiskan sekitar 32 persen waktu mereka terbang di belakang Ibis lain dan jumlah proporsional waktu di depan. Tingkat perilaku kooperatif membantu burung terbang lebih kohesif secara keseluruhan.

"Untuk kombinasi dari dua burung kita melihat saat seekor burung terbang di depan burung B cocok waktu burung B terbang di depan burung A," kata Bernhard Voelkl, zoolog University of Oxford.

Pada tahun 1971 Robert Trivers mengusulkan hipotesis altruisme timbal balik untuk menjelaskan bagaimana organisme saling membantu tanpa motivasi menipu. Tapi data sulit untuk membuktikan.

Kelelawar vampir menyediakan salah satu dari beberapa contoh altruisme timbal balik pada hewan. Ketika kelaparan, kelelawar lainnya memuntahkan makanan dan berbagi darah mereka.

Pengasuhan pada primata mungkin jawaban lain kerjasama semacam ini lebih mungkin terjadi pada individu yang terkait lebih erat bahwa altrusime timbal balik terkait seleksi keluarga untuk melestarikan eksistensi gen Anda.




Matching times of leading and following suggest cooperation through direct reciprocity during V-formation flight in ibis

Bernhard Voelkl1,2,3 et al.
  1. Edward Grey Institute, Department of Zoology, University of Oxford, Oxford OX1 3PS, United Kingdom
  2. Institute for Ecology and Evolution, University of Bern, 3032 Hinkterkappelen, Switzerland
  3. Institute for Theoretical Biology, Humboldt University at Berlin, 10115 Berlin, Germany
Proceedings of the National Academy of Sciences, Jurnal, Tanggal, DOI:10.1073/pnas.1413589112. Gambar: Blickwinkel/Alamy

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.