Skip to main content

Ular Jurassic Tengkorak Fleksibel, Kehilangan Kaki Kemudian

LaporanPenelitian.com - Ular merayap di antara dinosaurus Jurassic, tengkorak fleksibel dan tubuh berkaki bahwa ular banyak merayap di masa keemasan dinosaurus.

Temuan baru mendorong kembali catatan fosil ular selebar 70 juta tahun. Tengkorak kuno dengan fitur ular modern berujung pada revisi timeline bahwa mereka mengevolusi tengkorak fleksibel sebelum kehilangan kaki.

Salah satu hipotesis tentang evolusi ular tubuh panjang berkembang pertama karena memungkinkan menyelinap, strategi anti-predasi. Tengkorak mobile datang kemudian.

Sekarang laporan baru menyajikan hipotesis kepala fleksibel berkembang pertama. Empat fosil ular paling kuno merupakan reptil yang mendorong mundur asal-usul ular puluhan juta tahun.

Keempat ular hidup pada zaman dinosaurus adalah Eophis underwoodi yang digali di sebuah tambang dekat Oxford, Inggris, adalah penghuni rawa yang mungkin makan ikan kecil, serangga dan berudu.

Portugalophis lignites ditemukan di sebuah tambang batu bara di tengah Portugal berukuran sekitar 1,2 meter dan berdating 155 juta tahun. Mungkin makan mamalia kecil, dinosaurus muda, kadal, burung dan katak.

Diablophis gilmorei hidup sekitar 155 juta tahun lalu ditemukan di Colorado Barat. Sedikit lebih besar dari Eophis dan mungkin makan mangsa yang sama.

Parviraptor estesi ditemukan di tebing laut dekat Swanage, Inggris, sekitar 60 sentimeter panjang dan berdating 144 juta tahun.

Karakteristik desain tengkorak kemungkinan muncul sebelum reptil ini memperoleh rencana tubuh memanjang dan tanpa kaki. Tak satu pun dari empat adalah berbisa. Fosil ular tertua berbisa beru muncul 20 juta tahun lalu.
The oldest known snakes from the Middle Jurassic-Lower Cretaceous provide insights on snake evolution

Michael W. Caldwell1 et al.
  1. Department of Biological Sciences, & Department of Earth and Atmospheric Sciences, University of Alberta, Edmonton, Alberta T6G2E9, Canada
Nature Communications, 27 January 2015, DOI:10.1038/ncomms6996. Gambar: Julius Csotonyi

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.