Skip to main content

Siklus Peredupan Quasar SDSS J015957.64+003310.5

www.LaporanPenelitian.com - Sebuah tim melaporakan pertama kali perubahan fitur quasar, benda berkilau di luar yang tampaknya memiliki saklar dimmer sendiri.

Pertama kali ditemukan sebagai sumber keras radio pada tahun 1950-an, quasar adalah core galaksi di mana lubang hitam supermasif bersantap. Cambuk gas dan debu mengorbit di sekitar lubang hitam.

Area kecamuk neraka sehingga menghamburkan cahaya di semua panjang gelombang. Medan magnet kuat lubang hitam dari kutup disk berputar meludahkan partikel.

Para astronom melihat mancur kutub sebagai jet raksasa dalam gelombang radio dan sinar-X. Bahkan melintasi jarak jauh, core galaksi bersinar seperti bintang yang pertama kali dideskripsi sebagai sumber radio kuasi-bintang.

Quasar memegang obyek paling terang di seluruh alam semesta. Sampai hari ini, para astronom belum mampu mampu mempelajari kedua fase terang dan redup quasar dalam satu sumber.

"Kita melihat ratusan ribu quasar pada saat ini dan sekarang kami menemukan satu telah meredup yang memberitahu kita tentang hidup mereka," kata Megan Urry, astronom Yale Center for Astronomy & Astrophysics.

SDSS J015957.64+003310.5 atau J0159+003 selama penyelidikan di bidang ekuator langit yang dicitrakan lebih dari 10 kali oleh Sloan Digital Sky Survey selama tahun 2000-2008.

"Seperti sebuah saklar dimmer. Siklus hidup quasar salah satu misteri, menangkap satu dalam perubahan menjadi menakjubkan dalam seumur hidup manusia," kata Stephanie LaMassa, astronom Yale Center for Astronomy & Astrophysics.

Bahkan lebih signifikan bagi astronom adalah melemahnya garis emisi luas yang J0159+003. Terlihat pada spektrum optik, garis-garis emisi luas adalah tanda tangan gas jauh hidangan lubang hitam.

"Meskipun para astronom telah mempelajari quasar selama lebih dari 50 tahun, ini menarik bahwa orang seperti saya yang mempelajari lubang hitam selama hampir satu dekade dapat menemukan sesuatu yang sama sekali baru," kata LaMassa.
The Discovery of the First "Changing Look" Quasar: New Insights into the Physics & Phenomenology of AGN

Stephanie M. LaMassa, Sabrina Cales, Edward C. Moran, Adam D. Myers, Gordon T. Richards, Michael Eracleous, Timothy M. Heckman, Luigi Gallo, C. Meg Urry

arXiv, last revised 20 Jan 2015, arXiv:1412.2136. Gambar: ESO/M. Kornmesser

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …