Skip to main content

Cuaca Berawan Mendorong Investor Menjual Saham

LaporanPenelitian.com - Cuaca mempengaruhi keputusan institusi investasi saham, perubahan cuaca menunjuk bagaimana perilaku investor bermain saham.

Laporan baru menyimpulkan bahwa langit cerah menempatkan investor profesional lebih ke dalam suasana hati untuk membeli, sementara kondisi berawan cenderung mencegah pembelian saham.

Sebuah tim menyimpulkan suasana mendung meningkatkan persepsi saham individu dan Dow Jones Industrials terlalu mahal sehingga meningkatkan kecenderungan pemilik saham untuk menjual.

Cuaca mempengaruhi keputusan institusi investasi besar seperti bank, reksadana, dana serikat pekerja dan perusahaan pembiayaan atau asuransi yang membuat investasi besar dalam saham.

"Kami fokus pada institusi investor karena peran penting yang mereka miliki dalam bagaimana harga saham terbentuk di pasar," kata Dasol Kim, ekonom Case Western Reserve University.

"Studi-studi lain menunjukkan investor ritel biasa rentan bias psikologis dalam keputusan investasi. Kami mencoba mengevaluasi pertanyaan sama bagi institusi investor karena data yang relevan sulit didapat," kata Kim.

Membangun temuan sebelumnya dari studi psikologi tentang pengaruh sinar Matahari pada suasana hati mempengaruhi opini investor profesional pada investasi pasar saham mereka.

Kim dan rekan mengkorelasikan data tanggapan survei investor dan data historis cuaca dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) bahwa suasana hati didokumentasikan ke dalam harga saham.
Weather-Induced Mood, Institutional Investors, and Stock Returns

William N. Goetzmann1 et al.
  1. Yale University
The Review of Financial Studies, September 23, 2014, DOI:10.1093/rfs/hhu063.

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.