Skip to main content

Alga Spirogyra pratensis, Leluhur Mesin Hormon

LaporanPenelitian.com - Alga Spirogyra pratensis menggunakan mesin molekul yang sama seperti tanaman darat untuk menanggapi hormon.

Dokumentasi jalur sinyal etilen di charophytes, garis keturunan ganggang hijau kerabat terdekat tanaman darat, bahwa Spirogyra pratensis menanggapi hormon untuk bertahan hidup sama seperti buah dan sayuran di dapur Anda.

Gen dan mesin seluler bertanggung jawab atas etilena tetap relatif utuh di seluruh spesies selama lebih dari 450 juta tahun. Dating kembali ketika charophytes dan tanaman darat berevolusi dari nenek moyang yang sama di air.

Kala itu tanaman dan organisme lain belum menjelajahi tanah dalam sejarah Bumi. Kecuali untuk spesies yang tersebar beberapa ganggang dan bakteri, semua kehidupan masih menghuni dunia danau, sungai dan lautan.

Pemahaman baru evolusi tanaman dan cara-cara di mana mereka bereaksi terhadap seleksi lingkungan. Kekeringan, perubahan iklim, polusi dan stres lain mempengaruhi tanaman dan ekosistem alam yang sama.

"Kami menemukan jalur lengkap etilena, terkenal di tanaman darat, di non-tanaman. Itulah hal yang sangat mengejutkan," kata Caren Chang, biolog University of Maryland di College Park.

"Ini akan mengubah perspektif kita terhadap dunia. Ethylene biasanya mengatur buah, bunga, daun ... segala sesuatu yang tidak dimiliki charophytes tidak punya," kata Chang.

Meskipun tidak ada aturan mutlak, jalur etilena memiliki berbagai fungsi. Hormon sebagai gas dalam keadaan alami untuk mematangkan buah, menginduksi pembungaan atau memisahkan daung dari cabang-cabang.

Spirogyra di kolam dangkal air tawar dan kadang-kadang kolam ini kering, meninggalkan tikar alga duduk di atas rak lumpur. Pemanjangan sel-sel membantu Spirogyra mempertahankan kontak dengan air sampai hujan berikutnya.

Atau, dalam banjir bandang, tikar alga menjadi tenggelam dan kehilangan kontak dengan cahaya. Dalam hal ini, filamen memanjang bisa membantu sel-sel alga kembali kontak dengan permukaan.

"Laporan ini memiliki implikasi mendalam untuk memahami mekanisme respon stres tanaman dan kolonisasi daratan 450 juta tahun lalu," kata Charles Delwiche, biolog University of Maryland di College Park.
Conservation of ethylene as a plant hormone over 450 million years of evolution

Chuanli Ju1 et al.
  1. Department of Cell Biology and Molecular Genetics, University of Maryland, College Park, Maryland 20742, USA
Nature Plants, 08 January 2015, DOI:10.1038/nplants.2014.4

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.