Skip to main content

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.

Cahaya tidak selalu melakukan perjalanan dengan kecepatan cahaya. Fokus atau memanipulasi struktur pulsa cahaya mengurangi kecepatan mereka, bahkan dalam kondisi vakum.

Bukti keras eksperimental bahwa kecepatan cahaya, salah satu konstanta paling penting dalam fisika, harus dianggap sebagai batas. Hal yang begitu jelas tidak terpikirkan sejak dulu.

Miles Padgett, fisikawan optik University of Glasgow, dan rekan menunjukkan efek pacu foton yang sama kecuali untuk struktur. Cahaya terstruktur secara konsisten tiba sedikit terlambat.

Meskipun efeknya tidak dikenali dalam kehidupan sehari-hari dan dalam sebagian besar aplikasi teknologi, laporan baru menyoroti kehalusan fundamental yang sebelumnya tidak dihargai dalam perilaku cahaya.

Kecepatan cahaya dalam ruang hampa yang dilambangkan c adalah dasar konstan fisika terutama teori relativitas Einstein. Sementara mengukur c menjadi masalah eksperimental penting.

Sekarang menjadi 299.792.458 meter per detik untuk mendefinisikan kecepatan cahaya vakum. Biasanya jika cahaya tidak bepergian dalam c karena bergerak melalui suatu material.

Padgett dan tim bertanya-tanya apakah ada faktor fundamental yang bisa mengubah kecepatan cahaya dalam ruang hampa. Laporan sebelumnya menyarankan struktur cahaya dapat memainkan peran.

Pasangan foton berjalan berbeda menuju detektor. Salah satu foton zip langsung melalui serat. Foton lainnya pergi melalui sepasang perangkat yang memanipulasi struktur cahaya dan kemudian beralih kembali.

Seandainya struktur tidak penting, dua foton harus tiba pada waktu yang sama. Tapi itu tidak terjadi. Cahaya terstruktur secara konsisten tiba beberapa mikrometer akhir per meter dari jarak yang ditempuh.
Photons that travel in free space slower than the speed of light

Daniel Giovannini, Jacquiline Romero, Vaclav Potocek, Gergely Ferenczi, Fiona Speirits, Stephen M. Barnett, Daniele Faccio, Miles J. Padgett

arXiv, Submitted on 14 Nov 2014, arXiv:1411.3987

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.