Skip to main content

Forensik Metagenomik Bakteri Rambut Kemaluan Lacak Pemerkosa

Laporan Penelitian - Bug rambut kemaluan memecahkan kejahatan seksual, profil DNA bakteri yang hidup di rambut kemaluan membantu mengidentifikasi pemerkosa.

Rambut biasanya ditemukan di TKP, tapi polisi tak mendapatkan DNA jika akar rambut sudah terlepas dari helai. Sekarang teknik forensik metagenomik mencocokkan pemeriksaan molekuler bakteri hidup di rambut.

Kecocokan DNA penghuni rambut manusia memberikan petunjuk darimana sumber rambut datang. Laporam pertama bahwa individu memiliki profil unik bakteri pada rambut kemaluan.

"Setiap orang memiliki sesuatu sangat khusus. Anda mendapat profil DNA bakteri dalam lingkungan sebagai tanda tangan mikroba," kata Silvana Tridico, biolog forensik Murdoch University di Perth.

Tridico dan rekan memeriksa DNA komunitas bakteri yang mendiami kulit kepala dan rambut kemaluan pada 3 waktu berbeda selama 5 bulan dan menemukan sampel rambut kemaluan sangat spesifik tiap individu.

"Ada tanda tangan taksa spesifik pada orang-orang tertentu," kata Tridico.

Profil bakteri juga dapat mengidentifikasi apakah seseorang itu perempuan atau laki-laki. Perempuan misalnya memiliki banyak spesies bakteri lactobacillus dan Gardnerella dibanding laki-laki.

Hal paling menarik bahwa sampel rambut dari 2 orang pasangan memiliki profil bakteri menjadi mirip ketika mereka melakukan hubungan seksual 18 jam sebelum pemeriksaan rambut kemaluan.

DNA mikroba pada rambut dapat ditransfer selama aktivitas seksual. Tridico mengatakan dimungkinkan memeriksa transfer bakteri antar korban dan tersangka dalam kasus pemerkosaan.

"Saya tidak berpikir hal ini sebelumnya. Anda benar-benar bisa usap daerah kelamin korban dan area genital tersangka dan melihat apakah ada transfer bakteri atau tidak," kata Tridico.
Metagenomic analyses of bacteria on human hairs: a qualitative assessment for applications in forensic science

Silvana R Tridico1,2 et al.
  1. Veterinary and Life Sciences, Murdoch University, Perth 6150, WA, Australia
  2. Trace and Environmental DNA laboratory, Department of Environment and Agriculture, Curtin University, Perth 6845, WA, Australia
Investigative Genetics, 16 December 2014, DOI:10.1186/s13323-014-0016-5

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.