Skip to main content

Nidelric pugio Spesies Laut Kambrium Berbentuk Balon

LaporanPenelitian.com - Nidelric pugio adalah deposit kambrium hewan kuno berbentuk balon dalam permadani gudang harta karun laut purba Bumi.

Fosil langka membuka kembali kekuasaan kuno di laut 520 juta tahun lalu, ketika itu chancelloriidae, sekelompok hewan aneh berbentuk balon dengan kerangka luar duri defensif, dalam proses fosilisasi seperti sarang burung tergencet.

"Hanya ada satu fosil hewan misterius ini setelah 30 tahun pengumpulan data dengan rekan di Chengjiang China. Sangat jarang terjadi dan variasi bentuk hewan awal," kata Thomas Harvey, geolog University of Leicester di UK.

Di Chengjiang County, Cina selatan, batu Kambrium berdating 520 juta tahun menghasilkan beragam fosil terawetkan dengan jejak anatomi lunak termasuk kaki, mata, perut dan bahkan otak.

Di antara fosil banyak hewan yang bisa terkait langsung dengan bentuk modern termasuk saudara leluhur jauh arthropoda seperti kepiting dan lobster serta berbagai macam cacing.

Ada juga beberapa fosil misterius yang tampaknya tidak cocok dengan apa yang hidup saat ini dan di antara ini adalah chancelloriids. Dunia fosil memberi pandangan yang belum pernah terlihat sebelumnya hidup di laut purba Bumi.

Paleontolog biasanya hanya mendapatkan sisa-sisa hancur kerangka purba. Tapi spesimen Nidelric pugio terlihat bagaimana semua bagian berbeda dari kerangka saling menempel.

Pemahaman baru bagaimana awal hewan berfungsi, bagaimana mereka berinteraksi dengan hewan lain dan bagaimana mereka mungkin mengembangkan strategi melindungi diri dari predator.
A chancelloriid-like metazoan from the early Cambrian Chengjiang Lagerstätte, China

Xianguang Hou1 et al.
  1. Yunnan Key Laboratory for Palaeobiology, Yunnan University, Kunming 650091, China
Scientific Reports, 09 December 2014, DOI:10.1038/srep07340. Gambar: Derek J Siveter of Oxford University

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.